Jokowi Soal Larangan Cadar: Cara Berpakaian Itu Sebetulnya Pilihan Pribadi
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo buka suara soal polemik wacana larangan penggunaan cadar dan celana cingkrang di institusi pemerintahan. Jokowi berpendapat penggunaan cadar dan celana cingkrang merupakan pilihan masing-masing.
"Kalau saya ya, yang namanya cara berpakaian itu kan sebetulnya pilihan pribadi-pribadi, pilihan personal atau kebebasan pribadi setiap orang," katanya di Istana Merdeka Jakarta, Jumat (1/11).
Namun, dia meminta masyarakat untuk mematuhi apabila di institusi tertentu memiliki ketentuan yang melarang penggunaan cadar dan celana cingkrang.
"Di sebuah institusi, kalau memang itu ada ketentuan cara berpakaian, ya tentu saja harus dipatuhi," tegasnya.
Sebelumnya, Menteri Agama Fachrul Razi mewacanakan melarang menggunakan niqab atau cadar masuk instansi pemerintah. Namun dia menegaskan wacana itu masih dalam kajian Kementerian Agama (Kemenag).
Mantan Wakil Panglima TNI itu menyebut pemakaian cadar atau tidak bukan menjadi tolak ukur ketakwaan seseorang. Bahkan menurut dia, tidak ada ayat yang mewajibkan penggunaan cadar.
"Jadi cadar itu bukan ukuran ketakwaan orang, bukan berarti kalau sudah pakai cadar taqwanya tinggi. Sudah dekat dengan Tuhan, cadar tidak ada dasar hukumnya di Alquran maupun Hadits dalam pandangan kami," kata dia di kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Kamis (31/11).
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya