Jokowi: Musuh Terbesar Kita Bukan Virus Corona Tetapi Rasa Cemas dan Panik
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menegaskan musuh terbesar masyarakat saat ini bukan virus corona tetapi rasa cemas dan panik. Sebab itu, Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut mengajak masyarakat agar tidak cemas pada wabah virus.
"Sebetulnya musuh terbesar kita saat ini adalah bukan virus itu sendiri, tetapi rasa cemas, rasa panik, rasa ketakutan, dan berita-berita hoaks serta rumor. Kita sebenarnya harus yakin dengan fakta, informasi, solidaritas bersama, dan gotong royong," kata Jokowi dalam keterangan Pers, Jakarta Pusat, Kamis (5/3).
Jokowi menjelaskan seluruh masyarakat tidak perlu takut secara berlebihan dengan virus corona. Karena berdasarkan data, mereka yang terdampak memiliki tingkat kesembuhan yang sangat tinggi.
"Virus corona dari data yang saya terima, 94 persen lebih penderitanya dapat disembuhkan," ungkap Jokowi.
Jokowi Berbagi Tips
Lalu Jokowi juga berbagi tips untuk mencegah penyebaran virus. Salah satunya ialah mencuci tangan dengan benar.
"Jangan lupa untuk mencuci tangan dengan air yang mengalir dan sabun," ungkap Jokowi.
Tidak hanya itu, dengan menghindari menyentuh mata, hidung, dan mulut. Hal ini dikarenakan telapak tangan kita sering menyentuh berbagai macam benda dan rentan terkena virus.
"Tak hanya itu, kita juga perlu menjaga jarak dengan siapapun yang batuk atau bersin karena virus korona dapat menyebar melalui tetesan cairan yang keluar saat batuk atau bersin. Berikutnya, berikan masker pada yang sakit agar tidak menular pada yang lain," pesannya.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya