Sebuah jembatan yang menjadi akses vital menuju kawasan Wisata Colo, Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengalami longsor pada Jumat malam. Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 19.30 WIB setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras disertai angin kencang sejak pagi hari. Longsoran material tanah dan jembatan turut menyeret dua kendaraan yang sedang terparkir di lokasi kejadian.
Kapolsek Dawe, AKP Budianto, menjelaskan bahwa curah hujan yang tinggi dan berlangsung lama menjadi pemicu utama insiden ini. Kondisi tersebut membuat struktur tanah di sekitar jembatan menjadi tidak stabil dan akhirnya tidak mampu menahan beban. Meskipun demikian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, hanya pengemudi yang mengalami luka ringan.
Petugas gabungan dari Polsek Dawe, Satlantas Polres Kudus, dan unsur terkait segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan. Mereka berfokus pada pengaturan arus lalu lintas serta memberikan imbauan keselamatan kepada masyarakat. Peninjauan langsung juga dilakukan oleh Kapolres Kudus untuk memastikan penanganan berjalan optimal.
Advertisement
Advertisement
Insiden longsor jembatan ini terjadi di jalur utama menuju objek wisata populer di Kudus, tepatnya sebelum pintu masuk Wisata Colo. Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Dawe sejak pagi hari pada Jumat (09/1) telah menyebabkan kondisi tanah menjadi sangat labil. Puncaknya, sekitar pukul 19.30 WIB, jembatan tersebut ambrol bersamaan dengan material tanah di sekitarnya.
Kapolsek Dawe AKP Budianto menegaskan bahwa ketidakstabilan struktur tanah akibat curah hujan ekstrem menjadi faktor dominan. Jembatan yang tidak lagi mampu menahan beban akhirnya runtuh. Kejadian ini sontak menarik perhatian warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas.
Dua unit kendaraan roda empat, yakni mobil Suzuki Ertiga dan sebuah truk tangki Isuzu Elf, yang kebetulan terparkir di atas jembatan saat kejadian, ikut terseret material longsoran. Beruntung, para pengemudi kedua kendaraan tersebut berhasil dievakuasi dengan cepat oleh petugas gabungan. Mereka dilaporkan hanya mengalami luka ringan dan segera mendapatkan penanganan medis.
Advertisement
Advertisement
Menanggapi insiden ini, jajaran Polsek Dawe bersama Satlantas Polres Kudus dan berbagai unsur terkait langsung bergerak cepat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Prioritas utama adalah mengamankan lokasi dan memastikan tidak ada korban tambahan. Petugas segera melakukan pengaturan arus lalu lintas untuk menghindari penumpukan kendaraan.
Selain itu, imbauan keras diberikan kepada masyarakat agar tidak mendekati area longsoran. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya longsor susulan yang dapat membahayakan keselamatan. Keamanan lokasi menjadi perhatian utama bagi semua pihak yang terlibat dalam penanganan.
Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo juga turut meninjau langsung lokasi kejadian untuk memantau situasi. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh proses penanganan berjalan sesuai prosedur standar operasional. Koordinasi lintas instansi juga dipercepat guna mengoptimalkan pengamanan dan penanganan dampak longsor di jalur wisata Colo.
Advertisement
AKBP Heru Dwi Purnomo menekankan pentingnya pengamanan lokasi secara maksimal. Ia juga memastikan bahwa koordinasi dengan instansi terkait akan terus dilakukan secara intensif. Tujuannya adalah agar penanganan dampak longsor dapat berjalan dengan cepat dan tepat, meminimalkan gangguan bagi masyarakat dan wisatawan.
Advertisement
Sebagai langkah preventif, akses jalan di sekitar jembatan yang longsor saat ini telah dibatasi secara ketat. Pembatasan ini diberlakukan demi menjaga keselamatan para pengguna jalan yang melintas di area tersebut. Hal ini juga untuk mencegah potensi risiko lanjutan yang mungkin timbul akibat kondisi tanah yang masih labil.
Petugas di lapangan terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi di sekitar lokasi longsor. Pemantauan ini penting untuk mendeteksi dini apabila ada pergerakan tanah atau tanda-tanda longsor susulan. Kewaspadaan tinggi diterapkan mengingat curah hujan masih berpotensi terjadi di wilayah tersebut.
Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dan mematuhi arahan petugas di lapangan. Informasi terkini mengenai kondisi jalur dan alternatif rute akan terus disampaikan kepada publik. Keselamatan menjadi prioritas utama bagi seluruh pihak yang berwenang dalam menghadapi situasi darurat ini.
Advertisement
Sumber: AntaraNews