Pengelola Taman Margasatwa Ragunan (TMR) berencana melakukan revitalisasi lingkungan kebun binatang. Terkait hal itu, pihak pengelola memastikan proses revitalisasi tidak akan mengganggu satwa dan pengunjung.
"Justru itu yang kita utamakan. Jangan sampai nanti revitalisasi itu sendiri membuat satwa kita terganggu ya. Ini yang akan kita pikirkan ya, akan kita prioritaskan. Revitalisasi itu tidak akan mengganggu kenyamanan satwa, tidak mengganggu kenyamanan pengunjung juga," tutur Humas Ragunan Wahyudi Bambang saat dikonfirmasi, Kamis (21/8).
Menurut Wahyudi, nantinya pemindahan satwa dan perbaikan kawasan Ragunan akan dilakukan secara bertahap. Dengan proses revitalisasi yang tidak serentak, maka dapat lebih fokus memperhatikan detail peremajaan.
"Kalau untuk pemindahan satwa, nanti mungkin akan secara bertahap ya. Tidak langsung semua ditutup ya, ataupun semua kandang langsung direnoversi secara serentak. Nanti mungkin akan secara bertahap," jelas dia.
"Jadi kita akan bisa moving beberapa satwa dulu, seperti yang sebenarnya sekarang ini kita lakukan juga sudah ada perbaikan-perbaikan kandang. Perjalanannya adalah satwanya mau dipindah dulu, setelah dipindah nanti baru kandangnya diperbaiki. Yang sudah kita laksanakan seperti itu," sambungnya.
Advertisement
Wahyudi mengaku belum mengetahui pasti kapan pelaksanaan revitalisasi Ragunan. Hanya saja, kemungkinan langkah tersebut dilakukan dalam waktu dekat.
"Belum tahu juga ya, nanti kita tunggu saja. Kalau untuk presentasinya, hasil-hasil master plan-nya, sepertinya tahun ini sudah akan harus jadi ya. Mudah-mudahan itu segera dilaksanakan," Wahyudi menandaskan.