Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jadi Tempat Isolasi WNI dari Wuhan, Rumah Sakit di Natuna Bisa Rawat 300 Pasien

Jadi Tempat Isolasi WNI dari Wuhan, Rumah Sakit di Natuna Bisa Rawat 300 Pasien WNI dari Wuhan tiba di Batam. Antara

Merdeka.com - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, dipilihnya Natuna sebagai tempat isolasi warga negara Indonesia dari Wuhan, China, karena di pulau tersebut jauh dari permukiman penduduk.

Selain itu, Natuna dipilih karena memiliki pangkalan militer dengan fasilitas rumah sakit yang dikelola oleh tiga matra TNI yakni Darat, Laut dan Udara.

"Untuk memastikan Warga Negara Indonesia (WNI) yang dipulangkan dari Wuhan, China, tampak sehat dan bebas dari virus Corona, mereka terlebih dahulu akan diisolasi di Natuna," kata Hadi dalam siaran pers diterima, Minggu (2/2).

Hadi menambahkan, jarak landasan (runway) pangkalan militer ke rumah sakit tempat isolasi dekat. Terlebih fasilitas rumah sakit diyakini mampu menampung hingga 300 pasien.

"TNI mendukung proses pemulangan warga Indonesia dari Wuhan menuju Indonesia, dengan memberikan sarana dan prasarana untuk mendukung protokol kesehatan yang dijalankan pemerintah," yakin Hadi.

Proses pemindahan dari Wuhan menuju Natuna terus dipantau melalui frekuensi militer yang diberikan operator kepada pilot, sehingga dapat memonitor sejak keberangkatan hingga sampai pendaratan tiba di Indonesia.

"WNI dari Wuhan akan terus diobservasi oleh Kementerian Kesehatan dan instansi terkait," yakin dia.

Pesawat Batik Air pembawa 243 orang warga negara Indonesia dari Wuhan, China mendarat di Bandara Hang Nadim Batam, Minggu (2/2) sekitar pukul 8.45 WIB. Tiga pesawat milik TNI AU juga sudah sedia untuk membawa seluruh WNI ke Natuna.

Dikutip dari Antara, sejumlah petugas berpakaian dengan pengamanan kesehatan lengkap berwarna kuning dan putih siaga di sekitar pesawat, begitu pesawat yang membawa WNI dari Wuhan tiba di Batam.

Petugas berseragam kuning masuk ke dalam pesawat. Mereka sempat berhenti di pintu depan pesawat selama beberapa menit, dan disusul beberapa petugas berseragam putih.

Menurut aturan karantina, seluruh penumpang harus melalui pemeriksaan kesehatan di dalam pesawat Batik Air sebelum pindah ke pesawat lain yang akan membawanya ke Natuna.

Reporter: Muhammad Radityo

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP