Jabat Kepala Bakom, Qodari Sebut Bakal Terapkan Pola Komunikasi Aktif dan Agresif

Menurut Qodari, sikap agresif kadang diperlukan agar informasi berimbang.

Delvira
Oleh Delvira - Reporter
Jabat Kepala Bakom, Qodari Sebut Bakal Terapkan Pola Komunikasi Aktif dan Agresif
Jabat Kepala Bakom, Qodari Sebut Bakal Terapkan Pola Komunikasi Aktif dan Agresif (Merdeka.com)

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) M. Qodari menegaskan akan menerapkan pola komunikasi yang lebih aktif dan agresif.

Sikap agresif kadang diperlukan agar informasi berimbang. Apalagi, pola komunikasi saat ini telah berubah drastis dibandingkan 10 hingga 20 tahun lalu, karena munculnya media sosial.

“Ini mungkin era ‘Your Words Against My Words’. Tapi saya percaya dengan niat baik Presiden, program-program yang sudah dilaksanakan, dan manfaat yang dirasakan masyarakat, mayoritas publik akan mendukung apa yang dikerjakan oleh Presiden Prabowo Subianto,” ucapnya saat pisah sambut jabatan Kepala Bakom, Selasa (28/4/2026).

Ia pun menyadari konsekuensi, apalagi  dirinya siap bila muncul ragam pernyataannya yang menimbulkan keramaian di khalayak masyarakat.

“Jadi kita harus aktif tapi juga harus agresif. Nanti dikutip rame nih, enggak apa-apa. Your Words Against My Words,” pungkasnya.

Terlepas dari itu, Qodari pun mendengar ada pengamat yang menyebut penunjukan dirinya bersama Hasan Nasbi sebagai sinyal pemerintah ingin “berperang” di ruang publik.

“Ada pengamat bilang ini kelihatannya Presiden mau ngajak perang karena yang ditunjuk Qodari dengan Hasan Nasbi, katanya dua-duanya tipe penyerang. Wah ini ngajak ribut ya,” kata Qodari dalam sambutan.

“Saya langsung komentar, emang maunya situ nyerang-nyerang terus nggak ada yang jawab? Enak aja. Sorry ye,” tegasnya.

Rekomendasi