Iswara Food, Bukti Cinta Ibu ke Anak Berkebutuhan Khusus Menjelma Jadi Bisnis Kuliner Sukses

bisnis ini bermula pada tahun 2018 dari kebutuhan pribadi yang mendesak. Anaknya yang spesial memiliki pantangan ketat, tidak boleh mengonsumsi pengawet, MSG.

Magang
Oleh Magang - Reporter
Iswara Food, Bukti Cinta Ibu ke Anak Berkebutuhan Khusus Menjelma Jadi Bisnis Kuliner Sukses
Iswara Food, Bukti Cinta Ibu ke Anak Berkebutuhan Khusus Menjelma Jadi Bisnis Kuliner Sukses (Merdeka.com)

Di balik kesuksesan Iswara Food, tersimpan kisah perjuangan seorang ibu yang mengharukan. Dewi Aminah, sang pemilik, tidak pernah menyangka bahwa upaya sederhananya untuk merawat sang anak yang berkebutuhan khusus justru membuka pintu rezeki yang luas.

Dewi menuturkan, bisnis ini bermula pada tahun 2018 dari kebutuhan pribadi yang mendesak. Anaknya yang spesial memiliki pantangan ketat, tidak boleh mengonsumsi pengawet, MSG (micin), dan bahan kimia lainnya. Padahal, sang anak sangat gemar menyantap makanan cepat saji dan jajanan pasar.

"Anak saya enggak boleh kena micin, pengawet, dan lain-lain. Karena itu, saya yang awalnya tidak bisa masak dan tidak sekolah masak, harus bertahan dan belajar masak sehat demi anak," ungkap Dewi saat berbincang dengan merdeka.com, Selasa (9/12).

Manajemen Waktu: Antara Pasar Klewer dan Dapur

Tantangan Dewi bukan hanya soal resep. Ia harus membagi waktu antara mencari nafkah di Pasar Klewer dan merawat sang buah hati yang membutuhkan perhatian ekstra. Tekanan ekonomi dan emosi yang tinggi memaksanya untuk memutar otak.

Dewi kemudian menciptakan strategi efisiensi dapur. Ia meracik bumbu dasar (merah, kuning, hijau) seminggu sekali untuk stok.

"Saya bikin bumbu seminggu sekali. Jadi kalau masak cuma butuh 15 menit sudah jadi. Biar saya bisa memanage waktu, tetap menjaga anak, dan mencari nafkah," ujarnya.

Resep-resep praktis dan sehat inilah yang kemudian ia kemas menjadi produk Iswara Food. Mulai dari bumbu masak hingga "wedang flu" yang idenya muncul saat ia atau keluarga sedang sakit.

Kesabaran Level 4 dan Misi Sosial

Pemilik Iswara Food
Pemilik Iswara Food merdeka

Menjalani peran ganda sebagai pengusaha dan ibu anak berkebutuhan khusus menempa mental Dewi menjadi baja. Ia menggambarkan kesabarannya kini sudah melampaui batas normal.

"Level kesabaran saya itu enggak hanya di level 1, saya harus di level 4. Karena kalau level 1 itu cuma sekedar gitu saja, kalau level 4 sudah menangani suara-suara dari luar," jelas Dewi saat berbincang dengan merdeka.com, Selasa (9/12).

Latih 1.001 Keluarga

Kini, setelah bisnisnya stabil, Dewi tak ingin sukses sendirian. Ia memiliki misi mulia untuk melatih 1.001 keluarga marbot masjid agar bisa mandiri memproduksi makanan sehat.

"Impian saya ingin melatih keluarga marbot masjid menciptakan makanan sehat. InsyaAllah 2026 tercapai, karena sekarang sudah mulai 78 orang yang diajar," pungkas Dewi penuh harap.

Reporter Magang : Muhammad Naufal Syafrie

Rekomendasi