Istri Jadi Bunda PAUD DKI Jakarta, Gubernur Pramono: Murni Kerja Sosial, Tidak Ada Gaji!

Posisi tersebut sama sekali tidak disertai gaji maupun fasilitas tambahan.

Winda Nelfira
Oleh Winda Nelfira - Reporter
Istri Jadi Bunda PAUD DKI Jakarta, Gubernur Pramono: Murni Kerja Sosial, Tidak Ada Gaji!
Istri Jadi Bunda PAUD DKI Jakarta, Gubernur Pramono: Murni Kerja Sosial, Tidak Ada Gaji! (Merdeka.com)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meluruskan kabar terkait penunjukan istrinya, Endang Nugrahani, sebagai Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) DKI Jakarta. Ia menegaskan, bahwa posisi tersebut sama sekali tidak disertai gaji maupun fasilitas tambahan.

“Jadi istri saya sebenarnya nggak punya jabatan apa-apa di Balai Kota. Termasuk yang diviralkan itu mempunyai jabatan khusus sebagai staf khusus gubernur, enggak,” kata Pramono di Jakarta, Selasa (16/9).

Menurut dia, penunjukan istrinya murni mengikuti aturan pemerintah pusat melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri).

Dalam aturan tersebut menetapkan istri gubernur, bupati, atau wali kota berhak dikukuhkan sebagai Bunda PAUD di daerah masing-masing.

“Kalau bukan karena memang ada aturan main, kemudian juga Permendagri yang mengatur istrinya bupati, wali kota, gubernur menjadi Bunda PAUD. Jadi saya melantik istri saya sebagai Bunda PAUD tidak digaji sesen pun,” tegasnya.

Tugas Bunda PAUD, lanjut Pram, lebih bersifat sosial dan tidak terkait dengan kebijakan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

“Sekali lagi saya ingin meluruskan bahwa nggak ada istri saya bantu-bantu atau ikut campur urusan pekerjaan saya. Dari dulu istri saya tidak pernah,” ucapnya.

Endang Nugrahani sendiri telah resmi dikukuhkan sebagai Bunda PAUD DKI Jakarta periode 2025–2030 pada Jumat (12/9) di Balai Kota, bersamaan dengan pelantikan Bunda PAUD tingkat kota dan kabupaten se-DKI.

Pramono memastikan tidak ada alokasi anggaran khusus bagi jabatan tersebut. Semua program tetap dijalankan oleh Dinas Pendidikan, sementara peran Bunda PAUD lebih pada menggerakkan partisipasi masyarakat.

“Saya ingin tegaskan, ini murni kerja sosial. Tidak ada anggaran tambahan, tidak ada gaji,” jelas dia.

Rekomendasi