Inovasi Produksi: Pabrik Daihatsu Karawang Terapkan Proses Ramah Lingkungan

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) melalui Pabrik Daihatsu Karawang kini mengoperasikan fasilitas produksi ramah lingkungan, mengurangi emisi karbon hingga 20% dan mendukung target netral karbon.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Inovasi Produksi: Pabrik Daihatsu Karawang Terapkan Proses Ramah Lingkungan
PT Astra Daihatsu Motor (ADM) melalui Pabrik Daihatsu Karawang kini mengoperasikan fasilitas produksi ramah lingkungan, mengurangi emisi karbon hingga 20% dan mendukung target netral karbon. (AntaraNews)

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) telah mengimplementasikan proses produksi yang ramah lingkungan di fasilitas Karawang Assembly Plant 2 (KAP 2) mereka. Pabrik ini berlokasi di Kawasan Industri Surya Cipta, Karawang, Jawa Barat, dan merupakan salah satu upaya perusahaan dalam mendukung keberlanjutan. Penerapan ini menunjukkan komitmen Daihatsu terhadap praktik manufaktur yang bertanggung jawab.

Menurut siaran pers perusahaan yang diterima pada Minggu (25/1), fasilitas seluas 23 hektare ini mengandalkan energi terbarukan dalam setiap tahapan proses produksinya. Penggunaan energi bersih ini menjadi pilar utama dalam operasional pabrik. Langkah ini sejalan dengan tuntutan global akan industri yang lebih hijau.

Optimalisasi produksi yang dijalankan di pabrik keenam Daihatsu di Indonesia ini diklaim mampu mengurangi emisi karbon hingga 20 persen. Pengurangan emisi ini merupakan kontribusi signifikan terhadap mitigasi perubahan iklim. Selain itu, Daihatsu juga meluncurkan model kendaraan hibrida perdana, Rocky e-Smart Hybrid, dalam ajang GIIAS 2025 sebagai bagian dari dukungan mencapai Carbon Neutral.

Teknologi dan Efisiensi Produksi Ramah Lingkungan

Karawang Assembly Plant 2 (KAP 2) milik PT Astra Daihatsu Motor dirancang dengan teknologi terkini untuk mengintegrasikan fasilitas Bodi, Pengecatan, dan Perakitan. Integrasi ini memastikan efisiensi dan kualitas produksi yang tinggi. Setiap tahapan produksi di KAP 2 berupaya meminimalkan dampak lingkungan.

Dengan nilai investasi sekitar Rp2,9 triliun, pabrik ini memiliki kapasitas produksi yang impresif, mencapai 140.000 unit per tahun. Kapasitas besar ini menunjukkan skala operasional Daihatsu di Indonesia. Keberadaan pabrik ini juga menjadi motor penggerak ekonomi lokal.

Pengoperasian fasilitas produksi KAP 2 turut didukung oleh ribuan pemasok lokal, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Keterlibatan UMKM ini menciptakan dampak ekonomi berantai. Hal ini juga memperkuat ekosistem industri otomotif nasional.

Komitmen Daihatsu Menuju Netral Karbon

Komitmen Daihatsu terhadap lingkungan tidak hanya berhenti pada proses produksi yang efisien, tetapi juga mencakup penggunaan energi terbarukan. Penerapan energi terbarukan di KAP 2 adalah langkah konkret untuk mengurangi jejak karbon. Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan.

Melalui optimalisasi produksi di fasilitas Karawang Assembly Plant 2, Daihatsu mengklaim berhasil memangkas emisi karbon hingga 20 persen. Angka ini mencerminkan keberhasilan upaya perusahaan dalam mengadopsi praktik industri yang lebih bersih. Pengurangan emisi ini berkontribusi pada pencapaian target lingkungan yang lebih luas.

Selain itu, langkah signifikan lainnya adalah peluncuran model kendaraan hibrida perdana, Rocky e-Smart Hybrid, pada ajang GIIAS 2025. Kendaraan ini dirancang untuk mendukung upaya mencapai target Carbon Neutral. Inovasi produk ini menunjukkan keseriusan Daihatsu dalam menyediakan solusi transportasi yang lebih berkelanjutan bagi konsumen.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi