Ini keinginan Tobit, mahasiswa ITB yang tewas di Gunung Kendang
Merdeka.com - Joan Tobit Sigalingging (23), mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) menaruh cita-cita tentang hobinya naik gunung. Gunung Kendang, Kabupaten Bandung, yang hendak ditaklukkannya itu adalah 7 puncak gunung yang sudah dilaluinya.
Kalaupun masih diberi umur panjang, mahasiswa jurusan Oseanografi itu berangan-angan untuk membuka jalur di salah satu Gunung di Kota Solo Jawa Tengah. Tapi jalan hidup berkata lain, Tobit pulang lebih dahulu untuk selamanya.
Jasadnya ditemukan Senin (25/11) pagi hari tadi di sebuah tebing Gunung Kendang dengan kemiringan 70 derajat. Kondisinya mengenaskan. Bagaimana tidak, Tobit naik gunung 26 Oktober lalu, dan baru diketemukan pagi hari tadi.
Tim SAR gabungan dalam upaya pencarian, sebelumnya menemukan jejak topi kemudian jasad Tobit.
"Anak saya kata tim SAR ditemukan hanya berjarak satu kilometer dari topi Tobit yang pernah ditemukan sebelumnya," kata ayah Tobit, Karmon Sigalingging di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung, Senin (25/11).
Karmon ingat apa yang disampaikan Tobit sebelum naik Gunung Kendang. "Tugas akhir ini akan selesai berbarengan dengan 7 gunung kudaki," kata Karmon menirukan ucapan Tobit dengan rasa bangga.
Penyesalan itu masih tampak dari raut wajah Karmon. Namun dia sadar, Tobit telah kembali kepada Sang Pemilik.
Dia menyampaikan rasa syukur bahwa akhirnya jenazahnya ditemukan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Tim SAR, pecinta alam dari ITB dan seluruh relawan yang mau mencari anak kesayangannya tersebut.
Jenazah Tobit usai diautopsi dibawa ke rumah duka, di Yayasan Pelayanan Pemakaman (YPPK) Bumi Baru, Bandung. (mdk/ren)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya