Indonesia dan Arab Saudi Perkuat Kerja Sama Pariwisata, Fokus SDM Profesional dan Investasi

Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi sepakat memperkuat kerja sama pariwisata, termasuk pengiriman SDM profesional dan peningkatan investasi, demi memajukan sektor pariwisata kedua negara.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Indonesia dan Arab Saudi Perkuat Kerja Sama Pariwisata, Fokus SDM Profesional dan Investasi
Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata menyiapkan berbagai program dan stimulus pariwisata untuk menjaga pertumbuhan ekonomi, termasuk insentif PPh 21 dan diskon perjalanan jelang Nataru 2025/2026. (AntaraNews)

Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi telah menyepakati peningkatan signifikan dalam kerja sama sektor pariwisata. Kesepakatan ini mencakup berbagai aspek strategis yang diharapkan mampu mendongkrak potensi pariwisata kedua negara. Menteri Pariwisata Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana, menegaskan komitmen tersebut pada Senin (24/11) setelah kunjungan kerja ke Arab Saudi.

Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat hubungan bilateral melalui sektor pariwisata yang dinamis. Fokus utama kerja sama ini adalah peningkatan kunjungan wisatawan, investasi bisnis pariwisata, serta pengembangan sumber daya manusia profesional. Kedua negara melihat potensi besar dalam pertukaran budaya dan ekonomi melalui jalur pariwisata.

Kerangka kerja sama ini juga melibatkan upaya mempermudah perjalanan bagi wisatawan dari kedua belah pihak. Selain itu, akan ada promosi pariwisata bersama dan pertukaran informasi yang lebih intensif. Langkah ini diharapkan dapat membuka peluang baru bagi industri pariwisata Indonesia dan Arab Saudi di kancah global.

Pemerintah Arab Saudi membuka lebar peluang bagi pekerja profesional dari Indonesia untuk berkiprah di sektor bisnis pariwisata negaranya. Hal ini sejalan dengan pengembangan proyek-proyek mega pariwisata yang ambisius di Arab Saudi, salah satunya adalah King Salman Park, yang akan membutuhkan banyak tenaga kerja profesional.

Menteri Widiyanti Putri Wardhana menegaskan bahwa pemerintah Indonesia siap mengirimkan sumber daya manusia profesional di sektor pariwisata ke Arab Saudi. Tenaga ahli yang akan dikirimkan antara lain spesialis pengembangan pariwisata dan pemandu wisata yang berkualitas. Kesiapan ini menunjukkan komitmen Indonesia dalam mendukung kebutuhan SDM di sektor pariwisata global.

Selain itu, pemerintah Indonesia juga akan memfasilitasi investor dari Arab Saudi yang berminat menanamkan modal di industri pariwisata Tanah Air. Fokus investasi ini akan diarahkan pada 10 destinasi pariwisata prioritas, serta wilayah strategis seperti Jakarta, Bali, dan Kepulauan Riau. Ini adalah bagian penting dari upaya peningkatan kerja sama pariwisata Indonesia Arab Saudi.

Pemerintah Indonesia secara aktif berupaya menarik lebih banyak wisatawan dari Arab Saudi untuk mengunjungi berbagai destinasi wisata di seluruh Indonesia. Sejalan dengan itu, pemerintah Arab Saudi juga berkeinginan menarik lebih banyak warga negara Indonesia untuk menjelajahi daya tarik wisatanya, selain tujuan ibadah haji dan umrah.

Untuk mencapai target tersebut, kedua pemerintah akan memfasilitasi perjalanan yang lebih mudah bagi wisatawan dari masing-masing negara. Mereka juga akan mengadakan promosi dan pameran pariwisata bersama, serta saling bertukar informasi terkini mengenai sektor pariwisata. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan secara signifikan.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan adanya tren peningkatan jumlah kunjungan wisatawan dari Arab Saudi ke Indonesia. Pada tahun 2024, kedatangan wisatawan dari Arab Saudi mencapai 135.643 orang, menunjukkan peningkatan sebesar 25,96 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, dari Januari hingga September 2025, jumlah kedatangan sudah mencapai 113.685 orang, menandakan potensi pertumbuhan yang berkelanjutan dalam kerja sama pariwisata Indonesia Arab Saudi.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi