Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Indonesia ajak negara anggota APEC cegah teror di tempat wisata

Indonesia ajak negara anggota APEC cegah teror di tempat wisata wiranto dan suhardi di Bali. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Sebanyak 14 negara anggota Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) mengikuti Workshop Counter Terrorism Working Group (CTWG) yang diselenggarakan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di Nusa Dua, Bali. Dalam acara tersebut dibahas mekanisme pengamanan tujuan-tujuan wisata yang menjadi sasaran pelaku teror.

"Hampir semua negara telah merasakan penderitaan akibat aksi terorisme itu termasuk Indonesia. Bali sendiri pada tahun 2002 dan 2003 telah mendapatkan sebuah serangan brutal yang dilakukan oleh kelompok teroris," ujar Kepala BNPT Komjen Suhardi Alius dalam keterangan tertulis, Selasa (9/5).

Menurut mantan Kabareskrim Polri ini, serangan bom Bali menghilangkan ratusan miliar dolar devisa negara yang diperoleh dari pariwisata. Selain itu juga menghilangkan lapangan kerja bagi kurang lebih 2 juta pekerja di industri pariwisata.

"Untuk itu kami mengimbau kepada seluruh peserta workshop kali ini dapat memberikan solusi baru dan ide-ide segar dalam upaya mencegah terjadinya serangan teroris ke tempat-tempat wisata," ujar mantan Sekretaris Utama (Sestama) Lemhanas ini.

Oleh karena itu, menurut Alumni Akpol tahun 1985 ini, penanganan terhadap dampak serangan teroris di tempat wisata dan penguatan ketahanan serta keamanan bagi tujuan wisata menjadi sangat penting.

"Bisa dikatakan semua negara telah merasakan bagaimana teroris menjadikan tujuan-tujuan wisata sebagai sasaran untuk melemahkan perekonomian sebuah negara," katanya.

Tidak lupa mantan Kapolda Jawa Barat ini juga mengatakan rasa terima kasihnya atas kehadiran para delegasi dari negara-negara anggota APEC ini di Bali. Pulau Bali merupakan pulau tujuan utama para turis dari berbagai belahan dunia termasuk warga negara Indonesia sendiri .

"Pariwisata merupakan sebuah industri yang sangat mendukung pemasukan negara dan Bali merupakan salah satu tujuan wisata yang paling menarik, bukan saja di Indonesia tetapi juga dunia," kata mantan Kadiv Humas Polri ini

Pada kesempatan tersebut jenderal berpangkat bintang tiga ini juga berharap agar semua delegasi dapat menikmati waktunya selama berada di Bali dan kembali menekankan agar workshop tersebut dapat memberikan sebuah hasil yang signifikan untuk memperkuat sistem pengamanan dan.

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Jenderal TNI (purn) Wiranto mengatakan bahwa pemerintah Indonesia akan terus berupaya mencegah terjadinya aksi-aksi terorisme di tempat wisata. Bukan saja meningkatkan kapasitas aparat keamanan dalam penanggulangan teroris, tetapi juga menjalin koordinasi antara sesama negara sahabat guna memperkuat pencegahan.

"Indonesia terus berkomitmen dalam menanggulangi terorisme dengan berbagai pendekatan, mulai dari hulu hingga ke hilir. Negara tidak akan menyerah menghadapi ancaman ini dan akan terus memperkuat mekanisme dalam upaya penanggulangannya," ujarnya.

Dikatakan pria yang pernah menjadi Menhankam/Panglima ABRI ini, Indonesia termasuk salah satu negara yang banyak menderita akibat adanya aksi-aksi terorisme.

Untuk itu dia menegaskan bahwa pemerintah Indonesia mendukung sepenuhnya kegiatan workshop tersebut dan berharap dapat menghasilkan formula-formula baru dalam mekanisme penanggulangan terorisme.

"Khususnya formula-formula dalam upaya mengamankan tujuan-tujuan tempat wisata yang ada di mana saja, di negara anggota APEC ini juga termasuk di Indonesia," tandasnya. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP