Ikuti Arahan Presiden, Kementrans Bangun Ratusan Sekolah dan Toilet

Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman mengatakan pemerintah membangun ratusan sekolah dasar dan menengah serta 62 fasilitas umum lainnya.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Ikuti Arahan Presiden, Kementrans Bangun Ratusan Sekolah dan Toilet
Ikuti Arahan Presiden, Kementrans Bangun Ratusan Sekolah dan Toilet (Merdeka.com)

Kementerian Transmigrasi (Kementrans) membangun 452 sekolah dasar dan menengah, serta 62 fasilitas umum lainnya. Pembangunan ini dilakukan menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto.

"Bapak Presiden menghendaki tidak boleh lagi ada sekolah yang atapnya bocor atau proses belajar terganggu akibat sarana dan prasarana sekolah yang tidak memadai,” kata Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman, Kamis (5/2).

Selain itu, Kementerian Transmigrasi disebutnya juga membangun atau memperbaiki 454 unit toilet dan 44 unit Sarana Air Bersih.

“Ini adalah investasi karakter, bukan sekadar infrastruktur dasar. Tahun 2025, sesuai arahan Bapak Presiden, kami membangun toilet dan sarana air bersih di sekolah-sekolah di seluruh kawasan transmigrasi,” sebutnya.

Program ini dijelaskannya sejalan dengan Asta Cita presiden nomor 4, yakni memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.

Sementara itu, Direktur Pengembangan Kawasan Transmigrasi, Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (Ditjen PPKTrans), Elis Sampe Andi menegaskan, pembangunan toilet dan revitalisasi sarana pendidikan merupakan kebutuhan dasar yang berpengaruh langsung terhadap kesehatan masyarakat dan produktivitas transmigran, sekaligus meningkatkan kualitas SDM.



“Rehabilitasi sekolah yang sebelumnya mengalami kerusakan telah menciptakan ruang belajar yang lebih aman dan kondusif, sehingga mendukung peningkatan kualitas pendidikan bagi anak-anak di kawasan transmigrasi,” ujar Elis.

Elis menjelaskan, pembangunan toilet menjadi bagian penting dari upaya membangun kawasan transmigrasi yang sehat, layak huni, dan berdaya saing guna menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru.

“Kegiatan ini merupakan bagian penting dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat transmigran dan memperkuat pengembangan kawasan secara berkelanjutan,” jelasnya.

Melalui pembangunan dan peningkatan fasilitas sanitasi ini, Kementerian Transmigrasi ditegaskannya memperkuat komitmen menghadirkan kawasan transmigrasi yang tidak hanya produktif secara ekonomi, tetapi juga sehat, bersih, dan mendukung tumbuhnya SDM unggul di wilayah-wilayah pengembangan baru Indonesia.

Rekomendasi