Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ikan pesut sepanjang 1,5 meter ditemukan tewas di Sungai Mahakam

Ikan pesut sepanjang 1,5 meter ditemukan tewas di Sungai Mahakam Bangkai pesut Mahakam. ©HO/Henson

Merdeka.com - Ikan Pesut Mahakam (Orcaella Brevirostris) ditemukan mati mengambang di perairan Sungai Mahakam, Desa Rantau Hempang, kecamatan Muara Kaman, kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Satwa langka itu dikuburkan warga bersama petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur, pagi tadi.

Keterangan diperoleh, satwa itu ditemukan warga pada Minggu (26/3) siang kemarin, mengambang dan larut dari arah hulu ke hilir sungai. Temuan itu pun terdengar ke personel komunitas Save Mahakam Dolphin, Hanson.

"Pertama kali dicek oleh Henson kemarin sore, ternyata benar ada pesut mati. Diperkirakan terjerat renggek (sejenis jaring nelayan) karena ada bekas seperti tekanan tali di badannya," kata Peneliti Pesut Mahakam dari Yayasan Konservasi Rare Aquatic Species of Indonesia (RASI) Danielle Kreb, saat dikonfirmasi merdeka.com, Senin (27/3).

Danielle menerangkan, komunitas pecinta pesut dan Yayasan RASI, melaporkan ke BKSDA Kalimantan Timur, agar temuan itu bisa segera ditindaklanjuti. "Pagi tadi, BKSDA ke lokasi Desa Rantau Hempang. Bersama warga, akhirnya dikuburkan pagi tadi," ujar Danielle.

"Dari informasi BKSDA, panjangnya pesut itu sekitar 1,5 meter, berarti pesut muda. Sayang, kita belum bisa pastikan penyebab kematiannya. Cuma dugaan kuat bukan karena sakit, tapi terjerat jaring (renggek)," tambah Danielle.

"Mungkin karena warga takut akan kewenangannya, tali yang menjerat pesut sudah dipotong. Diperhatikan, ada bekas-bekas tarikan tali yang masuk ke kulit pesut," ungkap Danielle.

Temuan pesut muda mati itu dinilai mengkhawatirkan, lantaran populasinya yang semakin surut. "Karena itu pesut masih muda. Karena masih muda, pesut itu biasanya berenang berkelompok dengan pesut dewasa," terangnya lagi.

"Ya, ada di desa itu, juga beberapa kali ditemukan pesut. Mungkin matinya di hulu. Ya itu tadi, pesut mati itu awalnya ditemukan hanyut dari hulu ke hilir," demikian Danielle.

Sementara Henson, saat dihubungi wartawan menerangkan, pesut itu ditemukan sekira pukul 11.30 Wita siang kemarin. "Kebetulan saya lagi di desa ini, kemudian anak-anak dan warga berteriak, ada pesut mati. Setelah saya cek, benar sudah jadi bangkai. Kemudian saya ikat dulu, supaya tidak hanyut terlalu jauh," kata Henson.

Sebelumnya, RASI melansir, di perairan Sungai Mahakam populasi pesut Mahakam diperkirakan hanya tersisa 75-80 ekor. Populasinya yang terus menyusut, disebabkan makanan yang terus berkurang, sakit hingga terjerat tali nelayan.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP