Sebanyak 16 tim sepak bola putri terbaik dari berbagai kota di Indonesia siap berlaga. Mereka akan bersaing memperebutkan gelar juara dalam ajang Hydroplus Soccer League All-Stars 2026. Turnamen ini dijadwalkan berlangsung pada 5 hingga 12 Juli 2026 di Supersoccer Arena, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.
Para peserta merupakan tim juara dan runner-up dari Hydroplus Soccer League regional sebelumnya. Kompetisi ini menggunakan format liga double round-robin yang ketat. Ini adalah wadah penting bagi pesepak bola putri remaja usia U15 dan U18.
Program Manager Hydroplus Soccer League, Rijki Kurniawan, menyatakan ajang ini krusial. Ia menyebutnya sebagai tahapan penting dalam membangun ekosistem pembinaan sepak bola putri berkelanjutan. Turnamen ini juga diharapkan menjadi jembatan bagi pemain muda menuju level senior.
Advertisement
Advertisement
Hydroplus Soccer League All-Stars 2026 tidak hanya sekadar kompetisi. Ajang ini merupakan panggung pembuktian kemampuan di level nasional bagi para atlet muda. Turnamen ini juga berfungsi sebagai jembatan penting bagi pesepak bola putri untuk mempersiapkan diri. Mereka akan melangkah ke level senior dengan bekal pengalaman berharga.
Rijki Kurniawan menegaskan bahwa kompetisi ini menjadi yang pertama di Indonesia untuk kategori usia U15 dan U18. “Para peserta merupakan juara dan runner-up dari Hydroplus Soccer league yang sebelumnya bergulir di empat regional, yakni Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Sedangkan kompetisinya dengan format liga double round-robin yang menjadi wadah penting bagi pesepak bola putri remaja dan pertama di Indonesia untuk usia U15 dan U18,” ujarnya.
Selain itu, Hydroplus Soccer League All-Stars juga bertujuan menjadi “talent pool”. Ini adalah sumber bagi klub-klub elite yang ingin membentuk tim sepak bola putri. Federasi juga dapat mencari sosok potensial untuk mengisi skuad tim nasional melalui ajang ini.
Advertisement
Kompetisi ini melengkapi piramida pembinaan yang digagas Bakti Olahraga Djarum Foundation. Dimulai dengan MilkLife Soccer Challenge untuk KU10 dan KU12, Hydroplus Soccer League dirancang. Tujuannya memfasilitasi bibit-bibit berbakat di kelompok usia U15 dan U18 agar terus berkembang.
Advertisement
Dampak positif turnamen ini juga terasa pada perkembangan sekolah sepak bola (SSB) putri di tanah air. Melalui ajang ini, SSB dapat memiliki arah dan wadah pembinaan intensif. Mereka bisa mengasah bakat-bakat pemain muda, khususnya pesepak bola putri, secara lebih terarah.
Pelatih Kepala Cipta Cendikia FA, Ruly Hidayansyah, mengungkapkan kesiapan timnya. Ia menyatakan anak asuhnya dipersiapkan secara matang, tidak sekadar bisa menang. Mereka juga ingin tampil maksimal agar nantinya bisa terpilih dalam skuad Tim Nasional Sepak Bola Putri Indonesia.
Kapten tim Putri Batang, Risma Ayu Tafti'ah, juga menyampaikan harapan serupa. Ia berharap selain bisa tampil prima dan menjadi yang terbaik. Risma juga ingin bisa terpilih oleh tim pencarian bakat (talent scouting) Timnas Sepak Bola Putri Indonesia.
Advertisement
Selama pertandingan Hydroplus Soccer League All-Stars 2026 berlangsung, pelatih tim nasional putri Indonesia akan melakukan pemantauan langsung. Mereka akan menjaring pemain-pemain potensial yang menunjukkan performa terbaik.
Advertisement
Kompetisi Hydroplus Soccer League All-Stars memiliki implikasi besar untuk masa depan sepak bola putri Indonesia. Nantinya, sekitar 50 hingga 60 pemain terbaik dari turnamen ini akan diproyeksikan. Mereka akan memperkuat Timnas Indonesia U16.
Timnas Indonesia U16 ini akan tampil dalam Srikandi Merdeka Cup. Turnamen internasional tersebut akan bergulir pada Agustus 2026. Lokasinya juga di Supersoccer Arena, Kabupaten Kudus.
Srikandi Merdeka Cup 2026 merupakan turnamen sepak bola putri U16 yang sangat dinantikan. Ajang ini akan mempertemukan tim nasional dari tujuh negara Asia. Negara-negara tersebut meliputi Indonesia, Thailand, Singapura, Malaysia, Filipina, Yordania, dan Arab Saudi. Ini menjadi kesempatan emas bagi para talenta muda Indonesia.
Advertisement
Sumber: AntaraNews