Hilang dalam Sekejap, Segini Diperkirakan Biaya Dikeluarkan Konten Kreator Willie Salim Masak Rendang 200 Kilogram

Willie Salim memasak 200 kg rendang untuk dibagikan di Palembang, namun rendang tersebut raib hanya dalam waktu 15 menit.

NAIS
Oleh NAIS - Reporter
Hilang dalam Sekejap, Segini Diperkirakan Biaya Dikeluarkan Konten Kreator Willie Salim Masak Rendang 200 Kilogram
Hilang dalam Sekejap, Segini Diperkirakan Biaya Dikeluarkan Konten Kreator Willie Salim Masak Rendang 200 Kilogram (Merdeka.com)

Selebgram Willie Salim baru-baru ini menggelar acara sosial yang bertujuan untuk membagikan rendang kepada warga Palembang. Pada Selasa malam, 18 Maret 2025, Willie memasak rendang sebanyak 200 kilogram di Plasa Benteng Kuto Besak (BKB), Palembang, Sumatera Selatan. Namun, kejadian tak terduga terjadi ketika rendang tersebut raib hanya dalam waktu 15 menit setelah Willie meninggalkan lokasi untuk ke toilet.

Insiden ini memicu reaksi publik yang beragam, mulai dari kemarahan hingga kritik terhadap warga Palembang. Dalam video yang diunggah di akun TikTok @williesalim, terlihat bagaimana antusiasme warga yang tinggi menyebabkan rendang yang belum matang tersebut diserbu. Willie Salim sendiri mengaku terkejut dengan respons masyarakat yang begitu besar terhadap acara tersebut.

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, juga memberikan respons terhadap insiden ini. Ia meminta maaf atas kejadian tersebut dan menyambut Willie Salim dengan hangat.

Biaya Pembuatan Rendang 200 Kg

Untuk memahami berapa uang yang dikeluarkan Willie Salim dalam pembuatan rendang seberat 200 kilogram, kita perlu melihat beberapa komponen biaya yang terlibat. Meskipun tidak ada angka pasti yang disebutkan, beberapa informasi dapat memberikan gambaran mengenai total biaya yang dikeluarkan.

  1. Harga Daging Sapi: Willie membeli seekor sapi bental seberat 1 ton seharga Rp50 juta. Dari satu ekor sapi ini, diharapkan bisa menghasilkan rendang seberat 200 kg.
  2. Bumbu-Bumbu: Biaya untuk bumbu-bumbu seperti cabai, bawang, santan, dan rempah-rempah lainnya juga harus diperhitungkan. Umumnya, biaya bumbu untuk rendang bisa mencapai Rp500.000 hingga Rp1.000.000, tergantung pada kualitas dan kuantitas bumbu yang digunakan.
  3. Biaya Operasional: Biaya tambahan untuk peralatan masak, gas, dan tenaga kerja juga perlu diperhitungkan. Biaya operasional ini bisa berkisar antara Rp1.000.000 hingga Rp2.000.000.

Dengan demikian, total estimasi biaya yang dikeluarkan Willie Salim untuk membuat rendang 200 kg bisa mencapai sekitar Rp51.500.000 hingga Rp53.000.000. Namun, angka ini bersifat estimasi dan bisa bervariasi tergantung pada harga bahan baku yang berlaku saat itu.

Reaksi Publik dan Kontroversi

Keberhasilan acara bagi-bagi rendang ini seharusnya menjadi momen positif, namun justru berakhir dengan kontroversi. Willie Salim meminta maaf kepada warga Palembang atas insiden tersebut. Dalam permohonan maafnya, ia menyatakan,

"Sepenuhnya salah saya." Willie menjelaskan bahwa hilangnya rendang bukanlah kesalahan warga, melainkan akibat kurangnya persiapan dan perhitungan dari pihaknya.

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, juga menuntut klarifikasi dari Willie Salim dan meminta agar konten kreator lebih bijak dalam membuat konten. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun niat baik telah ada, pelaksanaan yang kurang matang dapat berakibat fatal dan merugikan citra daerah.

Reaksi warganet pun beragam, dengan banyak yang merasa bahwa insiden ini mencoreng nama Palembang. Dugaan bahwa konten ini adalah settingan juga muncul, menambah kompleksitas situasi yang dihadapi Willie Salim.

Polisi Minta Pihak Merasa Dirugikan Melapor

Konten masak 200 kilogram rendang yang dilakukan Willie Salim di Palembang beberapa waktu lalu menyita perhatian banyak orang. Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi R Djajadi pun turut berkomentar.

Kapolda Andi mengaku mengetahui kejadian itu setelah viral di media sosial. Dia pun meminta bagi siapa pun yang merasa dirugikan, baik dugaan pencemaran nama baik atau lainnya,terkait konten tersebut untuk melapor ke polisi.

"Ini video viral di medsos, saya minta agar masyarakat yang merasa dirugikan untuk melapor ke pihak kepolisian," kata Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi R Djajadi, Minggu (23/3).

Andi menyebut polisi akan memproses laporan dengan melakukan pendalaman. Hal ini bertujuan mengetahui apakah ada unsur kelalaian atau justru kesengajaan dalam insiden hilangnya 200 kg rendang yang masih dimasak itu.

"Ini dengan adanya laporan dari masyarakat, pihak kepolisian agar segera bisa ditindaklanjuti, sangat simpel kok," kata Andi.

Rekomendasi