PT Hengjaya Mineralindo menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir di Bali. Aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang juga didukung oleh tim tanggap darurat internal perusahaan, Emergency Response Team (ERT).
Bencana banjir yang melanda Bali pada 8–10 September 2025 telah menyebabkan kerusakan parah di enam wilayah, termasuk Denpasar, Badung, Gianyar, dan Jembrana. Curah hujan ekstrem yang mencapai 385 mm dalam 24 jam memicu banjir besar dan tanah longsor, menjadikannya salah satu bencana terparah dalam satu dekade terakhir di wilayah tersebut.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sedikitnya 18 korban jiwa, dua orang masih dalam pencarian, serta ribuan warga terpaksa mengungsi akibat kerusakan pada permukiman dan infrastruktur. Pemerintah Provinsi Bali telah menetapkan status tanggap darurat hingga 17 September 2025.
Sebagai respons atas situasi tersebut, PT Hengjaya Mineralindo mulai menyalurkan bantuan sejak 18 September 2025. Bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan pokok seperti bahan makanan, serta dukungan dana tunai bagi masyarakat terdampak. Selain itu, perusahaan mengerahkan tiga personel ERT dan satu perwakilan CSR untuk turut membantu di lapangan, baik dalam proses distribusi bantuan maupun mendukung koordinasi di posko-posko darurat.
Koordinator Lapangan ERT PT Hengjaya Mineralindo, Rezza Riski Rizalwan, menyampaikan bahwa kehadiran tim di Bali merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk selalu hadir dalam setiap situasi kemanusiaan.
“Melalui kehadiran langsung di lokasi bencana, kami ingin memastikan bantuan dari perusahaan tersalurkan secara cepat dan tepat sasaran. Selain logistik, kami juga membawa personel terlatih untuk mendukung operasi penyelamatan dan distribusi. Ini adalah wujud nyata dari semangat kepedulian dan solidaritas yang kami junjung,” ujar Rezza, dalam keterangannya, Jumat (19/9).
ERT PT Hengjaya Mineralindo sendiri telah memiliki kompetensi dan pelatihan khusus di bidang penanganan darurat dan kebencanaan. Tim ini secara rutin mengikuti pelatihan bersertifikat baik di tingkat nasional maupun internasional, dan kerap terlibat dalam berbagai operasi kemanusiaan di dalam maupun luar wilayah operasional perusahaan.
Kepedulian ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Kepala Seksi Operasional Basarnas sekaligus pimpinan Operasi SAR, Juni, mengungkapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan perusahaan.
"Kami sangat mengapresiasi kontribusi tim Rescue dan CSR dari PT Hengjaya Mineralindo dalam operasi pencarian korban banjir di Denpasar. Keterlibatan mereka sangat membantu, terutama dalam pencarian korban yang belum ditemukan serta proses pembersihan sungai di Desa Kaba-kaba dan Desa Cepaka. Sinergi seperti ini sangat berarti dalam mempercepat pemulihan pasca-bencana," katanya.
Advertisement