Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hartati Murdaya menolak lahannya dikurangi

Hartati Murdaya menolak lahannya dikurangi hartati diperiksa KPK. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Pengusaha dan pemilik grup Berca, Siti Hartati Murdaya, tidak rela lahan perkebunan sawitnya di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, dikurangi. Hal itu terungkap dalam sidang lanjutan petinggi PT Hardaya Inti Plantation, Yani Anshori.

Rekaman percakapan telepon hasil penyadapan Komisi Pemberantasan Korupsi, berisi penolakan Hartati dengan Ari, salah satu petinggi di PT HIP, diputar hari ini, Kamis (27/9), di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta.

Dalam rekaman itu, Hartati tidak ingin lahan kelapa sawit seluas 22 ribu hektare di Kabupaten Buol dikurangi. Padahal menurut Ari, hal itu mesti dilakukan jika ingin mempertahankan lahan seluas 4.500 hektare milik PT Sebeku, yang sahamnya dikuasai PT HIP.

"Ibu (Hartati) mengatakan kepada saya lahan itu jangan sampai dikurangi. Saya pun mengiyakan," kata Ari.

Namun, menurut aturan pemerintah batas maksimum kepemilikan lahan perkebunan tiap perusahaan adalah 20 ribu hektar.

PT HIP berkeras ingin menguasai lahan seluas 4.500 hektar karena beralasan sudah terlanjur ditanami sawit. Para petinggi PT HIP kemudian menghubungi Bupati Buol, Amran Batalipu, buat memperlancar keluarnya surat rekomendasi demi terbitnya surat Hak Guna Usaha. (mdk/lia)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP