Pelatih Hansi Flick secara tegas membantah kabar adanya perpecahan internal di tubuh Barcelona. Bantahan ini disampaikan menjelang laga penting LaLiga kontra Girona, di mana isu mengenai Direktur Olahraga Deco dan pemain muda Lamine Yamal menjadi sorotan. Flick menepis laporan yang menyebut Deco menekannya untuk menurunkan Lamine Yamal, meskipun sang winger disebut datang terlambat ke sesi latihan.
Juru taktik asal Jerman itu menegaskan bahwa laporan tersebut tidak berdasar sama sekali. Ia menekankan bahwa keputusan mengenai susunan pemain sepenuhnya berada di bawah wewenangnya sebagai pelatih kepala. Pernyataan ini bertujuan untuk meredakan ketegangan dan menjaga fokus tim di tengah jadwal padat.
"Saya tidak tahu dari mana kalian mendapat informasi itu, tetapi maaf atas pilihan kata saya — itu benar-benar omong kosong!" ujar Flick yang dilansir Football Espana. Ia menambahkan bahwa tidak pernah ada permintaan semacam itu dari manajemen klub, menunjukkan kepercayaan penuh manajemen kepadanya.
Advertisement
Advertisement
Hansi Flick dengan tegas membantah adanya intervensi dari Direktur Olahraga Deco terkait pemilihan pemain di Barcelona. Ia menekankan bahwa dirinya memiliki otonomi penuh dalam menentukan siapa yang akan bermain di lapangan. Kepercayaan manajemen terhadap pekerjaannya menjadi dasar dari pernyataan tersebut, memperkuat posisinya sebagai pelatih.
"Saya tidak pernah diminta hal seperti itu. Saya menghargai kepercayaan mereka terhadap pekerjaan saya," kata Flick. "Mereka tidak akan pernah memaksa saya melakukan hal semacam itu. Jadi, saya bisa bilang itu omong kosong, dan siapa pun yang mengatakan itu berbohong.” Pernyataan ini mengindikasikan soliditas di jajaran pelatih dan manajemen Barcelona, menepis rumor miring yang beredar.
Bantahan ini muncul di tengah spekulasi yang beredar luas di media mengenai dinamika internal klub. Isu perpecahan internal di Barcelona seringkali menjadi sorotan publik, namun Flick berupaya keras untuk menjaga fokus timnya. Ia ingin memastikan para pemain tetap konsentrasi menjelang pertandingan krusial di LaLiga.
Advertisement
Advertisement
Barcelona saat ini menghadapi situasi sulit dengan delapan pemain utama yang absen karena cedera, menambah tekanan pada Hansi Flick. Tim Catalan tertinggal dua poin dari pemuncak klasemen Real Madrid di LaLiga. Krisis cedera ini tentu menjadi tantangan besar bagi Hansi Flick dalam meracik strategi dan mencari pengganti yang sepadan.
Robert Lewandowski menjadi salah satu nama besar yang harus menepi akibat robekan otot paha saat membela timnas Polandia. Selain Lewandowski, Dani Olmo, Gavi, Lamine Yamal, Fermin Lopez, Raphinha, Joan Garcia, dan Marc-Andre ter Stegen juga tidak dapat bermain. Situasi ini memaksa Flick untuk memutar otak mencari solusi terbaik untuk mempertahankan performa tim.
"Saya tidak bisa mengubahnya. Kami harus menemukan jalan keluar,” ujar Hansi Flick mengenai kondisi timnya yang pincang. Ia menambahkan bahwa Yamal dan Fermin sudah kembali berlatih namun belum siap bermain penuh 90 menit. Kemungkinan memanggil pemain dari La Masia menjadi opsi yang dipertimbangkan untuk mengisi kekosongan pemain utama.
Advertisement
Advertisement
Meskipun menghadapi badai cedera dan tekanan setelah kekalahan beruntun, Hansi Flick tetap menunjukkan optimisme tinggi. Barcelona baru saja dikalahkan PSG di Liga Champions dan dipermalukan Sevilla 4-1 di LaLiga sebelum jeda internasional. Situasi ini menuntut respons cepat dan mentalitas baja dari seluruh tim.
Flick berharap kondisi Raphinha segera pulih dan dapat tampil di laga El Clasico pekan depan melawan Real Madrid. "Rencananya, Raphinha akan siap untuk El Clasico. Memang ada sedikit masalah dalam pemulihan, tapi kondisinya membaik,” jelasnya. Kehadiran Raphinha sangat dinantikan untuk menambah daya gedor tim di pertandingan krusial tersebut.
Pelatih Hansi Flick juga memberikan pembelaan terhadap Robert Lewandowski yang berusia 37 tahun, menyanjung dedikasi sang striker terhadap kebugaran fisiknya. "Tidak ada yang menjaga tubuhnya sebaik Robert. Mungkin hanya Cristiano Ronaldo yang setara dengannya di usia ini,” puji Flick. Ia menekankan bahwa tim harus menghadapi absennya Lewandowski dengan semangat juang yang tinggi.
Advertisement
Flick menegaskan bahwa timnya harus kembali menunjukkan semangat juang khas Blaugrana di setiap pertandingan. "Semua tergantung pada sikap dan mentalitas di lapangan, kami adalah Barca. Fans ingin melihat kami berjuang untuk setiap bola," tegasnya. "Musim lalu kami meraih tiga gelar, tapi ini musim baru. Kami harus memulai lagi dengan tekad yang sama, dan saya yakin besok kami akan bertarung.”
Sumber: AntaraNews