Habib Bahar Tersangka, Kubu Jokowi Tegaskan Bukan Kriminalisasi Ulama

Jumat, 7 Desember 2018 18:02 Reporter : Merdeka
Habib Bahar Tersangka, Kubu Jokowi Tegaskan Bukan Kriminalisasi Ulama Laskar Pembela Islam kawal pemeriksaan Habib Bahar. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S. Nugroho

Merdeka.com - Habib Bahar bin Smith akhirnya menjadi tersangka ujaran kebencian usai menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 12 jam di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (6/12). Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Hasto Kristiyanto mengatakan, status tersangka itu bukan upaya kriminalisasi ulama. Pihak Kepolisian sudah melakukan tugasnya sebagaimana diatur dalam undang-undang.

"Tidak pernah. Namanya ulama, masa dikriminalisasi. Yang namanya upaya untuk menegakkan hukum itu harus berdiri di atas seluruh kepentingan pribadi. Hukum harus ditegakkan dengan prinsip keadilan dan prinsip kemanusiaan itu," ucap Hasto di Jakarta, Jumat (7/12).

Dia menuturkan, seharusnya, siapapun presidennya, adalah presiden Indonesia dan harus dihormati. "Apa yang disampaikan beliau (Habib Bahar) bukan sekadar mencela, mengkritik, tapi kan sudah ujaran kebencian. Sehingga dampaknya yang harus kita lihat," jelas Hasto.

Dia meyakini, masyarakat bisa menilai mana yang baik dan buruk. "Masyarakat juga tahu, mana yang baik dan mana yang buruk. Itu kan dasar dari etika yang paling elementer," kata Sekjen PDIP ini.

Sementara itu di tempat yang sama, Wakil Ketua TKN Abdul Kadir Karding, menuturkan, memang ada yang mencoba mem-framing bahwa ada upaya kriminalisasi ulama.

"Padahal ya enggak ada urusannya, kan semua, publik kayak kita orang awam hukum ini saja itu kaget kok, ada orang seperti ini menghina Presiden secara pribadi. Ya ini enggak boleh di demokrasi kita orang boleh bebas, tapi kita dibatasi nilai-nilai positif, nilai-nilai yang berkembang di masyarakat," pungkasnya.

Reporter: Putu Merta Surya Putra

Sumber: Liputan6.com [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini