Gulkarmat Kerahkan 80 Personel Padamkan Kebakaran Kapal Nelayan di Muara Baru

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara mengerahkan 80 personel untuk memadamkan kebakaran kapal nelayan di Pelabuhan Muara Baru, Sabtu sore.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Gulkarmat Kerahkan 80 Personel Padamkan Kebakaran Kapal Nelayan di Muara Baru
Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara mengerahkan 80 personel untuk memadamkan kebakaran kapal nelayan di Pelabuhan Muara Baru, Sabtu sore. (AntaraNews)

Sebuah insiden kebakaran melanda satu unit kapal nelayan yang tengah bersandar di Pelabuhan Muara Baru, Dermaga Timur, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, pada Sabtu sore. Peristiwa ini memicu respons cepat dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.

Gulkarmat segera mengerahkan total 80 personel beserta 15 unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian. Langkah sigap ini diambil setelah laporan diterima dari petugas keamanan pelabuhan, menandakan kesiapan dalam menangani situasi darurat.

Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dalam waktu singkat dan langsung memulai upaya pemadaman. Meskipun api berhasil dikendalikan, proses pendinginan masih terus dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menyala kembali.

Kesiapan Gulkarmat Jakarta Utara dalam menanggulangi bencana kembali teruji dengan adanya kebakaran kapal di Muara Baru. Laporan mengenai kejadian ini diterima oleh pos Gulkarmat pada pukul 17.25 WIB, yang kemudian ditindaklanjuti dengan pengiriman personel.

Kasiops Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, menjelaskan, "Kami mendapatkan laporan petugas keamanan yang datang ke pos pada pukul 17.25 WIB dan langsung mengirim personel ke lokasi." Pernyataan ini menunjukkan alur koordinasi yang efektif dalam penanganan darurat.

Sebanyak 80 personel pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang melalap kapal ikan tersebut. Selain itu, 15 unit mobil damkar juga diterjunkan untuk mendukung operasi pemadaman. Petugas tiba di lokasi pada pukul 17.35 WIB dan segera memulai proses pemadaman pada pukul 17.36 WIB.

Setelah tiba di lokasi, tim Gulkarmat langsung fokus pada upaya pemadaman api yang membakar kapal nelayan. Proses ini melibatkan penggunaan air dari mobil damkar untuk mengisolasi dan memadamkan sumber api secara efektif.

Hingga informasi ini disampaikan, proses pendinginan masih terus berlangsung di Pelabuhan Muara Baru. Tahap pendinginan sangat krusial untuk mencegah api kembali menyala dan memastikan area sekitar aman dari potensi bahaya lebih lanjut.

Meskipun demikian, pihak Gulkarmat belum dapat memastikan penyebab pasti dari kebakaran kapal ini. Selain itu, estimasi kerugian material akibat insiden tersebut juga masih dalam tahap penyelidikan. Investigasi lebih lanjut akan dilakukan untuk mengungkap detail kejadian.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi