Gibran, Kahiyang dan Bobby Belum Mau Terjun ke Dunia Politik

Sabtu, 8 Desember 2018 16:42 Reporter : Supriatin
Gibran, Kahiyang dan Bobby Belum Mau Terjun ke Dunia Politik Jokowi dan keluarga di Grand Garden Cafe Kebun Raya Bogor. ©2018 Merdeka.com/Titin Supriatin

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo ( Jokowi) menilai, putranya Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep belum berminat terjun ke dunia politik. Menurut dia, keduanya masih fokus mengembangkan bisnis.

"Kalau saya lihat ya, saya sebagai bapaknya anak-anak. Kan sering ngomong-ngomong, ngobrol, ngomong-ngomong, ngobrol. Gibran ini belum. Feeling politiknya kok belum. Masih senang 100 persen di dunia usaha," kata Jokowi di Grand Garden Cafe Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Sabtu (8/12).

"Kaesang apalagi. Senang-senangnya buka (cabang) sini, buka sini," imbuhnya.

Berbeda dengan Gibran dan Kaesang, Jokowi melihat menantunya Bobby Nasution justru memiliki jiwa politikus.

"Saya lihat feeling politik sudah mulai masuk itu Bobby. Dikit-dikit sudah. Lebih ada keinginan. Bicara politik juga sudah ada. Yang lain belum," ujar dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan, dia tak akan melarang jika ke depan putranya ingin menjadi politikus. Asalkan, mereka tetap memegang prinsip yakni berada di koridor politik yang benar.

"Sejak kecil mereka sudah diberi kebebasan untuk menentukan pilihan. Tapi tadi prinsip-prinsip mereka sudah tahu semua. Apa yang boleh dan tidak boleh. Misal tahu-tahu Kaesang mau nyalonin Presiden di 2024 ya enggak mungkin juga (dilarang)," ucap Jokowi.

Gibran Rakabuming Raka langsung menimpali Jokowi. Menurut Gibran, idealnya seorang politikus melewati jenjang karier dari bawah, bukan langsung mencalonkan diri sebagai Presiden.

"Ya jangan seperti itu. Dimulai dari bawah dulu, bupati, wali kota, gubernur, baru. Ada jenjang karirnya. Namanya transisi dari pengusaha ke politikus kan ada masa transisinya. Makanya harus mulai dari yang paling bawah dulu," kata Gibran.

"Untuk saat ini kan memang saya mengikuti terus jejaknya Bapak sebagai pengusaha," ujarnya.

Menurut suami Selvi Ananda ini, menjadi politikus bisa dilakukan kapan saja. Asalkan sudah mapan secara mental dan ekonomi.

Dia menyadari menjadi pengusaha saja tidak bisa membantu rakyat sampai lapisan terbawah. Sementara politikus bisa membuat kebijakan pro rakyat.

"Kalau saya pribadi orang yang sudah terjun di dunia usaha dari tahun 2010, sebagai pelaku UMKM, wiraswasta, kita biasanya dituntut untuk menekuni program CSR ya. Kita punya program CSR, kita punya program yang menyentuh masyarakat bawah. Tapi kalau dipikir-pikir sebesar apapun dana CSR itu, ratusan juta, miliaran rupiah, itu tidak akan menyentuh banyak orang. Jadi kalau pengin menyentuh banyak orang ya harus terjun ke dunia politik," jelasnya.

Senada dengan Gibran, Kahiyang Ayu juga mengaku belum tertarik dengan dunia politik.

"Kalau saya sih belum. Untuk sampai saat ini belum tertarik soalnya ada yang lebih menarik daripada politik," kata putri tunggal Jokowi ini.

Suami Kahiyang Ayu, Bobby Nasution pun berpendapat sama. Bobby belum ingin berpolitik. Dia menegaskan sedang fokus mengembangkan bisnis kopi.

"Sama dengan yang dibilang Mas Gibran tadi, masih di dunia usaha dulu. Lebih fokus di dunia usaha dulu," ucapnya. [did]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini