Ganjar ke pendemo di Blora: Kalian mau protes apa selfie?

Kedatangan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Pusat Penampungan Produksi (PPP) Menggung Pertamina EP Asset 4 Field Cepu disambut aksi demonstrasi.

Dian Ade Permana
Oleh Dian Ade Permana - Reporter
Ganjar ke pendemo di Blora: Kalian mau protes apa selfie?
Ganjar di Pusat Penampungan Produksi Menggung Pertamina EP Asset 4 Field Cepu. ©2017 Merdeka.com/Dian Ade

Kedatangan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Pusat Penampungan Produksi (PPP) Menggung Pertamina EP Asset 4 Field Cepu disambut aksi demonstrasi. Mereka mengeluhkan adanya polusi udara yang sudah berlangsung selama sekitar empat tahun.

Namun saat akan mengajak diskusi, Ganjar malah diajak selfie pendemo yang kebanyakan ibu-ibu. "Lho kalian mau protes apa selfie?" tanya Ganjar, Kamis (28/12).

Selanjutnya, Ganjar malah diajak ngobrol sambil guyon oleh warga Kelurahan Ngelo yang mengeluhkan bau tak sedap dari limbah minyak tersebut. Ganjar kemudian bertanya terkait spanduk yang dibawa, siapa yang membuat tulisan dan dananya dari mana. "Ya kami yang bikin pak, urunan," ujar salah seorang ibu.

Perwakilan warga, Maryadi mengatakan langkah-langkah penanganan dari keluhan warga memang sudah dilakukan. Namun menurutnya masih belum maksimal. "Saya lihat pengelolaan limbah yang sembrono, sudah tahu berbahaya tapi diteruskan. Harus ditutup itu penampungnya," katanya.

"Kami sudah sabar empat tahun pak, ini sudah memuncak. Bagaimana penyelesaiannya kok tidak jelas," tambah warga lain bernama Badan.

Ganjar lalu menjelaskan maksud kunjungannya tersebut karena memang mendapat laporan dari warga terkait pencemaran itu melalui media sosial Instagram. "Saya lihat sudah dibersihkan penampungannya. Teknologi pertama kimia, pakai katalisator dan oksidasi. Penutupan penampungan nanti butuh dua bulan," jelasnya.

Sebab itu ia meminta warga agar bisa bersabar terlebih dahulu karena Pertamina sedang berupaya. "Mohon diberi waktu, kalau tidak puas diselesaikan baik-baik, rembugan. Warga juga boleh masuk untuk lihat proses penanganan, ngoten nggeh," kata Ganjar.

"Wes clear to, lha iki sido selfie ora? Aku arep balik (Sudah jelas kan, la ini jadi selfie enggak, saya mau pulang," tanya Ganjar. Seketika para ibu-ibu langsung mendekat dan meminta foto bareng.

Didampingi Bupati Blora Djoko Nugroho, Ganjar meninjau langsung tempat penampungan, tangki crude oil, dan truk tangki pengangkut limbah. Dari pandangan mata, terlihat penampungan sudah dibersihkan dan rencananya akan ditutup dengan plat besi.

General Manager Asset 4 PT Pertamina Didik susilo menjelaskan sudah berupaya maksimal menangani masalah tersebut. "Penampungan limbah akan ditutup sehingga bau tidak menguar. Limbahnya sendiri akan di-chemichal untuk menghilangkan bau dan air," terangnya.

Mendengar penjelasan itu, Ganjar mengatakan terdapat tiga hal untuk menangani masalah ini. "Pertama teknologi dengan rekayasa kimia bisa menyelesaikan tidak, kalau belum ya ditambah dengan menutup penampungan. Ketiga yakni komunikasi, masyarakat diajak terlibat, diajak piknik, memberikan pemahaman agar mengerti bagaimana prosesnya sekaligus untuk edukasi," jelasnya.

Ganjar mengatakan juga mendapatkan laporan serupa di wilayah Jepara dan Sukoharjo. "Yang Jepara sampai sekarang belum selesai, Sukoharjo ternyata tidak punya tekniknya, maka saya minta ditutup saja sementara pabriknya," tuturnya.

Rekomendasi