Ganggu Penerbangan, Tradisi Terbangkan Balon saat Lebaran di Pekalongan Dilarang

Kamis, 16 Mei 2019 02:03 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Ganggu Penerbangan, Tradisi Terbangkan Balon saat Lebaran di Pekalongan Dilarang 16 Balon Udara Raksasa disita di Wonosobo. ©2018 Merdeka.com/Abdul Aziz Rasjid

Merdeka.com - Kepolisian Resor Pekalongan, Jawa Tengah, melarang masyarakat menerbangkan balon udara pada saat Lebaran 2019. Sebab hal tersebut akan mengganggu dan mengancam keselamatan penerbangan.

Kepala Polres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan mengatakan pihaknya telah memasang pamflet di sejumlah titik yang berisi imbauan larangan masyarakat menerbangkan balon ke udara pada Lebaran 2019.

"Pamflet berisi imbauan larangan tersebut dipasang di sejumlah titik agar masyarakat bisa tahu dan saling memberitahu rekannya dan tetangganya yang belum tahu tentang bahaya menerbangkan balon ke udara," ucapnya di Pekalongan seperti dikutip Antara, Rabu (15/5).

Dia mengatakan pada tahun sebelumnya, sejumlah wilayah terdeteksi ada beberapa balon yang mengudara sehingga hal itu bisa membahayakan keselamatan penerbangan.

"Oleh karena, dari pengalaman kejadian tahun sebelumnya, polisi mulai gencar melarang pada masyarakat menerbangkan balon ke udara," ujarnya.

Menurut dia, keselamatan lalu lintas udara adalah tanggung jawab bersama sehingga perlu partisipasi dari lapisan masyarakat.

"Partisipasi masyarakat menjaga keselamatan lalu lintas penerbangan udara sangat dibutuhkan. Jangan sampai terjadi kecelakaan hanya karena faktor balon yang menyangkut pada bagian pesawat udara," imbuhnya.

Warga Triyono mengapresiasi kesigapan awal yang dilakukan oleh polisi terkait melarang masyarakat menerbangkan balon ke udara. "Meski menerbangkan balon sudah menjadi tradisi masyarakat, namun kami berharap tidak ada balon udara yang diterbangkan karena hal itu akan membahayakan jalur penerbangan," katanya. [ray]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini