Advertisement
FOTO: Mesra Panen Jagung di Ciletuh, KASAD dan Mentan Bersinergi Mengubah Lahan Tidur Jadi Area Food Estate
Kegiatan panen tersebut dilakukan pada Selasa (04/06/2024) sebagai upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan di Indonesia.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak melakukan panen jagung hibrida di kawasan Ciletuh, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (04/06/2024). Foto: merdeka.com / Arie Basuki
Advertisement
Dalam kerjasama dengan Kostrad TNI AD, hampir seratus hektar lahan tidur telah diubah menjadi area food estate kebun jagung. Foto: merdeka.com / Arie Basuki
Advertisement
Langkah ini bertujuan untuk memanfaatkan lahan yang sebelumnya tidak produktif menjadi sumber pangan yang berkelanjutan. Foto: merdeka.com / Arie Basuki
Dalam setiap panen yang dilakukan setiap tiga bulan, hasilnya mencapai 7 hingga 8 ton jagung.
Jagung tersebut kemudian diolah menjadi jagung pipil kering, yang dapat digunakan sebagai bahan baku untuk berbagai produk pangan. Foto: merdeka.com / Arie Basuki
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengapresiasi kerjasama antara Kementerian Pertanian dan TNI AD dalam mengoptimalkan lahan tidur menjadi area food estate. Foto: merdeka.com / Arie Basuki
Advertisement
Ia menyatakan bahwa langkah ini merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan ketahanan pangan di Indonesia, terutama dalam menghadapi perubahan iklim dan fluktuasi harga pangan global. Foto: merdeka.com / Arie Basuki
Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak juga menegaskan pentingnya peran TNI AD dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Foto: merdeka.com / Arie Basuki
Ia menyatakan bahwa TNI AD siap untuk terus berkolaborasi dengan instansi terkait dalam upaya mencapai kemandirian pangan di Indonesia. Foto: merdeka.com / Arie Basuki
Panen jagung hibrida di Ciletuh ini juga menjadi contoh bagi daerah lain untuk memanfaatkan lahan tidur jadi area food estate.
Advertisement
Diharapkan, langkah ini dapat meningkatkan produksi jagung di Indonesia dan mengurangi ketergantungan impor pangan. Foto: merdeka.com / Arie Basuki