FOTO: Kuah Beulangong Hidangan Kebersamaan Saat Nuzulul Quran di Aceh

Warga di Banda Aceh memasak kuah beulangong secara gotong royong untuk dibagikan saat berbuka puasa dalam rangka memperingati Nuzulul Quran pada bulan Ramadan.

Arie Basuki
Oleh Arie Basuki - Reporter
FOTO: Kuah Beulangong Hidangan Kebersamaan Saat Nuzulul Quran di Aceh
Warga memasak hidangan kari tradisional yang disebut 'kuah beulangong' yang akan dibagikan saat berbuka puasa di Banda Aceh, Sabtu (07/03/2026). (AFP/ Chaideer Mahyuddin)

Nuzulul Quran yang diperingati setiap 17 Ramadan menjadi salah satu momen penting dalam sejarah Islam. Peristiwa ini menandai turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril sebagai awal penyampaian petunjuk Allah SWT kepada umat manusia melalui Al-Quran.

Bagi umat Islam, peringatan Nuzulul Quran bukan sekadar mengenang peristiwa sejarah, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperdalam pemahaman terhadap makna dan ajaran yang terkandung dalam Al-Quran. Momen ini kerap diisi dengan kegiatan keagamaan seperti pengajian, tadarus, serta berbagai kegiatan sosial yang memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

Di Indonesia, peringatan Nuzulul Quran juga diwarnai beragam tradisi yang berkembang di berbagai daerah. Salah satu tradisi yang masih terjaga dapat ditemui di Banda Aceh. Menjelang peringatan Nuzulul Quran pada 7 Maret 2026, para pria berkumpul untuk memasak hidangan kari tradisional khas Aceh yang dikenal sebagai kuah beulangong. Hidangan ini dimasak dalam kuali besar dan dipersiapkan secara bersama-sama.

Proses memasak dilakukan secara gotong royong oleh warga. Bahan utama berupa daging sapi biasanya diperoleh dari sumbangan masyarakat. Kebersamaan dalam menyiapkan hidangan tersebut menjadi bagian dari semangat berbagi selama bulan suci Ramadan.Kuah beulangong kemudian dimasak dalam jumlah besar dan dibagikan kepada warga untuk disantap bersama saat berbuka puasa. Tradisi ini tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Nuzulul Quran, tetapi juga mencerminkan nilai kebersamaan dan solidaritas.

Melalui tradisi ini, kuah beulangong tidak hanya menjadi hidangan khas, tetapi juga simbol kebersamaan warga dalam memaknai peringatan Nuzulul Quran di bulan Ramadan.

FOTO: Kuah Beulangong Hidangan Kebersamaan Saat Nuzulul Quran di Aceh
Warga memasak hidangan kari tradisional yang disebut 'kuah beulangong' yang akan dibagikan saat berbuka puasa di Banda Aceh, Sabtu (07/03/2026). AFP/ Chaideer Mahyuddin
FOTO: Kuah Beulangong Hidangan Kebersamaan Saat Nuzulul Quran di Aceh
Warga memasak hidangan kari tradisional yang disebut 'kuah beulangong' yang akan dibagikan saat berbuka puasa di Banda Aceh, Sabtu (07/03/2026). AFP/ Chaideer Mahyuddin
FOTO: Kuah Beulangong Hidangan Kebersamaan Saat Nuzulul Quran di Aceh
Warga memasak hidangan kari tradisional yang disebut 'kuah beulangong' yang akan dibagikan saat berbuka puasa di Banda Aceh, Sabtu (07/03/2026). AFP/ Chaideer Mahyuddin
FOTO: Kuah Beulangong Hidangan Kebersamaan Saat Nuzulul Quran di Aceh
Warga memasak hidangan kari tradisional yang disebut 'kuah beulangong' yang akan dibagikan saat berbuka puasa di Banda Aceh, Sabtu (07/03/2026). AFP/ Chaideer Mahyuddin
Rekomendasi