FOTO: Geliat Kopi Bis Kota yang Legendaris di Sudut Jatinegara, Tetap Bertahan Berkat Cita Rasa

Di sudut Pasar Jatinegara, terdapat sebuah toko kopi yang cukup tersohor. Yakni, Toko Sedap Djaja. Sudah puluhan tahun, toko tersebut memproduksi Kopi Bis Kota.

Helmi Fithriansyah
Oleh Helmi Fithriansyah - Reporter
FOTO: Geliat Kopi Bis Kota yang Legendaris di Sudut Jatinegara, Tetap Bertahan Berkat Cita Rasa
Pekerja tengah menyiapkan kopi di Toko Sedap Djaja, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (5/1/2025). (Liputan6.com/Angga Yuniar) (© 2025 Liputan6.com)

Di sudut Pasar Jatinegara, Jakarta, terdapat sebuah toko kopi yang cukup tersohor. Yakni, Toko Sedap Djaja. Sudah puluhan tahun, toko tersebut memproduksi Kopi Bis Kota yang legendaris.

Awalnya, Kopi Bis Kota dikenal dengan nama Kopi Terompet. Namun, sejak tahun 1943, nama tersebut diubah menjadi Kopi Bis Kota. Hal yang menarik, desain gambar dan tulisan pada kemasannya tidak pernah mengalami perubahan sejak awal.

Tahun 1970 sampai 1980 merupakan puncak kejayaan Kopi Bis Kota. Saban hari, Toko Sedap Djaja menghabiskan 2 ton biji kopi untuk dijual. Namun, kopi ini sempat terpuruk dan ditinggalkan pelanggannya akibat persaingan dengan kopi kemasan sekali seduh.

Meski demikian, Kopi Bis Kota kini perlahan bangkit. Kualitas yang tetap terjaga dan aroma khasnya menjadi alasan kopi legendaris ini terus bertahan hingga sekarang. Bahkan, kopi tersebut kembali populer dan menemukan penikmatnya seiring dengan tren kedai kopi kekinian.

Eksistensi Bis Kota Ditengah Gempuran Kopi Kemasan Sekali Seduh
Pekerja tengah menyiapkan kopi di Toko Sedap Djaja, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (5/1/2025). (Liputan6.com/Angga Yuniar) © 2025 Liputan6.com

Pekerja tengah mengemas Kopi Bis Kota pesanan pembeli di Toko Sedap Djaja, Jatinegara, Jakarta Timur, pada 5 Januari 2025. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Eksistensi Bis Kota Ditengah Gempuran Kopi Kemasan Sekali Seduh
Toko kopi yang berdiri sejak 1943 tersebut menjual kopi jenis arabika dan robusta. (Liputan6.com/Angga Yuniar) © 2025 Liputan6.com

Toko kopi yang berdiri sejak 1943 tersebut menjual kopi jenis arabika dan robusta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Eksistensi Bis Kota Ditengah Gempuran Kopi Kemasan Sekali Seduh
Toko ini sekaligus menjadi tempat penggilingan, peracikan, sekaligus pengemasan kopi cap Bis Kota. (Liputan6.com/Angga Yuniar) © 2025 Liputan6.com

Toko ini sekaligus menjadi tempat penggilingan, peracikan, sekaligus pengemasan kopi cap Bis Kota. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Eksistensi Bis Kota Ditengah Gempuran Kopi Kemasan Sekali Seduh
Awalnya, kopi cap Bis Kota dikenal dengan nama kopi Terompet. (Liputan6.com/Angga Yuniar) © 2025 Liputan6.com

Awalnya, kopi cap Bis Kota dikenal dengan nama kopi Terompet. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Eksistensi Bis Kota Ditengah Gempuran Kopi Kemasan Sekali Seduh
Nama kopi Terompet berubah menjadi Kopi Bis Kota sejak tahun 1943 silam. (Liputan6.com/Angga Yuniar) © 2025 Liputan6.com

Sejak tahun 1943, nama kopi Terompet telah berganti menjadi Kopi Bis Kota. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Eksistensi Bis Kota Ditengah Gempuran Kopi Kemasan Sekali Seduh
Menariknya, gambar dan tulisan pada kemasan kopi tak pernah berubah sejak dulu. (Liputan6.com/Angga Yuniar) © 2025 Liputan6.com

Menariknya, gambar dan tulisan pada kemasan kopi tak pernah berubah sejak dulu.(Liputan6.com/Angga Yuniar)

Eksistensi Bis Kota Ditengah Gempuran Kopi Kemasan Sekali Seduh
Kemasan kopi Bis Kota masih terbungkus oleh kertas cokelat yang biasa digunakan untuk sampul buku dengan gambar bus di depannya. (Liputan6.com/Angga Yuniar) © 2025 Liputan6.com

Kemasan kopi Bis Kota masih terbungkus oleh kertas cokelat yang biasa digunakan untuk sampul buku dengan gambar bus di depannya. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Eksistensi Bis Kota Ditengah Gempuran Kopi Kemasan Sekali Seduh
Meski sempat mengalami penurunan akibat maraknya penjualan kopi kemasan sekali seduh, namun tren kedai kopi kekinian yang belakangan ramai digemari pecinta kopi justru menjadikan eksistensi kopi Bis Kota kembali naik. (Liputan6.com/Angga Yuniar) © 2025 Liputan6.com

Meski sempat mengalami penurunan akibat maraknya penjualan kopi kemasan sekali seduh, namun tren kedai kopi kekinian yang belakangan ramai digemari pecinta kopi justru menjadikan eksistensi kopi Bis Kota kembali naik. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Eksistensi Bis Kota Ditengah Gempuran Kopi Kemasan Sekali Seduh
Kualitas kopi yang terjaga serta aroma yang khas menjadikan kopi Bis Kota tetap bertahan hingga kini. (Liputan6.com/Angga Yuniar) © 2025 Liputan6.com

Kualitas kopi yang terjaga serta aroma yang khas menjadikan kopi Bis Kota tetap bertahan hingga kini. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Eksistensi Bis Kota Ditengah Gempuran Kopi Kemasan Sekali Seduh
Sejumlah kedai kopi kekinian pun mulai banyak yang menjual serta menyajikan kopi cap Bis Kota. (Liputan6.com/Angga Yuniar) © 2025 Liputan6.com

Berbagai kafe modern kini semakin banyak yang menawarkan dan menyajikan Kopi Bis Kota. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Rekomendasi