Sejumlah perangkat desa yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Rabu (31/1/2024).
Advertisement
Sejumlah perangkat desa yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Rabu (31/1/2024).
(Foto Liputan6.com / Angga Yuniar)
Aksi unjuk rasa tersebut untuk menuntut revisi undang-undang desa segera disahkan pada sidang Paripurna 6 Februari mendatang.
(Foto Liputan6.com / Angga Yuniar)
Advertisement
Aksi demo ini sempat membuat arus lalu lintas di Jalan Gatot Soebroto menuju arah Senayan-Slipi ditutup dan tidak bisa dilewati kendaraan.
(Foto Liputan6.com / Angga Yuniar)
Seperti diketahui, aksi unjuk rasa Apdesi ini telah dilakukan tiga kali untuk menuntut DPR segera mengesahkan revisi UU Desa.
(Foto Liputan6.com / Angga Yuniar)
Namun hingga saat ini pengesahan UU tersebut masih belum dilakukan pihak DPR.
Mereka meminta agar disahkan pada 6 Februari 2024 mendatang dalam sidang Paripurna.
(Foto Liputan6.com / Angga Yuniar)
Aksi unjuk rasa ini juga sempat diwarnai kericuhan.
Seperti yang terlihat, massa berusaha untuk masuk dengan melakukan percobaan untuk menjebol pagar DPR.
(Foto Liputan6.com / Angga Yuniar)
Advertisement
Aparat kepolisian pun mengerahkan kendaraan water canon untuk membubarkan massa yang mencoba masuk dengan merusak pagar Gedung DPR.
(Foto Liputan6.com / Angga Yuniar)