Fenomenal! Band Indie Pop Starrducc Rilis Ulang EP Bareng Label Jepang P-Vine Records, Vinyl Ludes Sepekan

Band indie pop asal Bogor, Starrducc, kembali merilis dua EP mereka dalam kompilasi 'Introducction' bersama label Jepang P-Vine Records, menarik perhatian penggemar dengan penjualan vinyl yang ludes dalam sepekan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fenomenal! Band Indie Pop Starrducc Rilis Ulang EP Bareng Label Jepang P-Vine Records, Vinyl Ludes Sepekan
Band indie pop asal Bogor, Starrducc, kembali merilis dua EP mereka dalam kompilasi 'Introducction' bersama label Jepang P-Vine Records, menarik perhatian penggemar dengan penjualan vinyl yang ludes dalam sepekan. (AntaraNews)

Band indie pop asal Bogor, Starrducc, secara resmi merilis ulang dua album mini (EP) mereka dalam sebuah kompilasi bertajuk Introducction. Perilisan ini dilakukan bekerja sama dengan label rekaman ternama asal Jepang, P-Vine Records, pada 24 Oktober lalu.

Langkah ini menjadi tonggak sejarah bagi Starrducc karena menandai peluncuran album piringan hitam pertama mereka di Jepang. Vokalis utama Starrducc, Mirakei, mengungkapkan rasa gembira dan tidak menyangka atas kesempatan berharga ini.

Antusiasme penggemar di Indonesia terhadap peluncuran piringan hitam Starrducc ini sangat tinggi. Kuota impor album edisi khusus tersebut bahkan habis terjual hanya dalam sepekan setelah layanan pemesanan awal dibuka, menunjukkan daya tarik kuat dari karya musik mereka.

Kolaborasi antara Starrducc dan P-Vine Records bermula dari sebuah kejadian tak terduga. Kaset EP Starrducc yang sebelumnya dirilis di Indonesia, secara kebetulan dikirim ke toko To’morrow Records di Jepang. Pemilik toko tersebut ternyata sangat menyukai musik yang disajikan oleh Starrducc.

Dari sanalah, pemilik toko To’morrow Records mengambil inisiatif untuk menghubungkan Starrducc dengan P-Vine Records. P-Vine Records sendiri merupakan label besar yang telah berdiri sejak tahun 1976 dan dikenal telah merilis karya musisi internasional terkemuka seperti Alvvays, Beach Fossils, Hazel English, dan Vansire.

Adji, salah satu anggota Starrducc, menjelaskan bahwa pihak P-Vine Records sangat menyukai musik mereka. "Mereka menyukainya dan menawarkan untuk merilis seluruh diskografi Starrducc dalam beberapa format seperti piringan hitam berisikan EP 1 dan 2, CD berisikan seluruh diskografi Starrducc berjumlah 18 lagu dirilis eksklusif hanya di Jepang pada 19 Desember 2025," kata Adji.

Starrducc beranggotakan Adji dan Bani dari The Jansen, Mirakei yang juga dikenal sebagai penyanyi jazz Lombok, serta Andreas dan Daniel. Mereka dikenal dengan karya musik pop yang romantis dan lembut, seringkali menjadi latar dalam konten di media sosial, dengan lagu andalan seperti "15.000 Langkah" dan "Bianglala."

Sambutan luar biasa dari para penggemar di Indonesia terhadap album edisi khusus piringan hitam Starrducc menjadi bukti nyata popularitas band ini. Album tersebut tidak hanya menawarkan musik, tetapi juga dilengkapi dengan Obi-Strip khas keluaran Jepang, yang menambah nilai koleksi bagi para penggemar.

Karya-karya Starrducc saat ini sudah dapat didengarkan di berbagai platform musik digital, memudahkan akses bagi pendengar di seluruh dunia. Selain itu, mereka juga telah merilis video live session yang dapat dinikmati di kanal YouTube Janari Rekords, memberikan pengalaman visual dan audio yang berbeda bagi penggemar.

Tidak berhenti sampai di situ, P-Vine Records dan Starrducc saat ini sedang mempersiapkan EP baru yang rencananya akan dirilis pada 19 Desember 2025. Lagu pertama dari EP tersebut, berjudul "Hujan Poyan," sudah tersedia secara eksklusif untuk pendengar di Jepang, memberikan bocoran awal dari karya terbaru mereka.

Melihat antusiasme dan kerja sama yang terjalin baik, Andreas, salah satu anggota band, sempat berkelakar mengenai kemungkinan tur. "Mungkin harus berangkat tur ke Jepang tahun depan kali ya," ujarnya, mengisyaratkan potensi Starrducc untuk tampil langsung di hadapan penggemar di Jepang.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi