Legenda hidup Manchester United, Luis Nani, baru-baru ini menyatakan bahwa mantan klubnya memerlukan waktu untuk kembali mencapai masa kejayaan. Pernyataan ini disampaikan Nani dalam sebuah acara temu sapa eksklusif di toko resmi adidas Pasific Place, Jakarta Selatan.
Menurut Nani, periode setelah era keemasan di bawah kepemimpinan Sir Alex Ferguson merupakan fase yang sangat menantang bagi klub. Ia menekankan bahwa pembangunan tim baru dan era baru membutuhkan proses serta kesabaran dari semua pihak.
Nani, yang turut merasakan 12 trofi selama membela Setan Merah dari 2007 hingga 2015, memahami betul dinamika klub. Ia percaya bahwa semua pemain dan elemen klub kini berada dalam pola pikir yang tepat untuk menghadapi tantangan ini.
Advertisement
Advertisement
Sir Alex Ferguson menghabiskan 27 tahun yang luar biasa bersama Manchester United, sebuah periode yang diwarnai dengan kesuksesan besar. Pelatih asal Skotlandia itu berhasil membawa klub meraih total 38 trofi, termasuk 13 gelar juara Liga Inggris dan dua kali juara Liga Champions.
Setelah Ferguson meninggalkan Setan Merah pada Juni 2013, klub memasuki masa sulit yang belum pernah terjadi sebelumnya. Sejak kepergiannya, Manchester United telah ditangani oleh 10 pelatih berbeda, menunjukkan ketidakstabilan dalam manajemen tim.
Pasca-gelar Liga Inggris terakhir yang dipersembahkan Ferguson pada musim 2012/2013, Setan Merah hanya mampu meraih enam trofi dalam 12 tahun berikutnya. Trofi-trofi tersebut tidak termasuk gelar Liga Inggris atau Liga Champions, yang menjadi tolok ukur utama kejayaan klub.
Advertisement
Ini menunjukkan betapa sulitnya klub untuk mengulang kesuksesan di masa lalu dan betapa besarnya warisan yang ditinggalkan oleh Sir Alex Ferguson.
Advertisement
Luis Nani menegaskan bahwa perubahan besar tidak dapat terjadi dalam sekejap mata. “Kita perlu membangun. Ada banyak pekerjaan yang perlu dilakukan di lapangan,” kata Nani, yang menyiratkan bahwa proses ini membutuhkan dedikasi dan kerja keras berkelanjutan.
Meskipun demikian, Nani melihat adanya tanda-tanda positif dari tim saat ini. Ia menyoroti peningkatan performa yang mulai terlihat dan berharap tim dapat meraih kemenangan beruntun. Kemenangan berturut-turut akan sangat penting untuk membangun kepercayaan diri para pemain dan juga para penggemar setia.
“Jelas Anda tidak bisa berubah dalam sedetik. Kita perlu membangun,” tambahnya, menekankan pentingnya kesabaran. Nani juga menambahkan bahwa semua orang di klub memahami apa yang dibutuhkan dan berusaha sebaik mungkin untuk mencapainya.
Advertisement
Advertisement
Saat ini, Manchester United berada di bawah kepemimpinan pelatih Ruben Amorim, yang perlahan mulai menunjukkan kinerja yang menjanjikan. Salah satu momen penting adalah kemenangan 2-1 atas Liverpool di Anfield, yang merupakan kemenangan pertama MU di kandang Liverpool dalam ajang Liga Inggris selama sembilan tahun terakhir.
Kemenangan tersebut juga menandai kemenangan kedua berturut-turut bagi Manchester United di era Amorim, sejak ia ditunjuk sebagai pelatih kepala pada November 2024. Dua kemenangan beruntun ini berhasil mengantarkan MU menempati peringkat kesembilan klasemen dengan 13 poin, berjarak enam poin dari Arsenal di puncak.
Nani menutup pernyataannya dengan pesan optimisme dan kepercayaan. “Kita tahu bahwa dalam waktu dekat, masa-masa indah akan kembali. Jadi, kita harus percaya. Kita perlu terus berjuang. Berikan energi yang baik kepada tim, kepada klub. Dan kemudian kita akan melihat kejayaannya,” ujarnya, memberikan semangat kepada seluruh penggemar dan tim.
Advertisement
Sumber: AntaraNews