Fakta Unik Desa Kreatif Tanggilingo: Dari Sulaman Hingga Kue Karawo, Jadi Pusat Ekonomi Kreatif Nasional

Menteri Ekonomi Kreatif meresmikan Desa Kreatif Tanggilingo di Gorontalo sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kreatif. Desa ini unggul di kuliner dan fesyen Karawo, siap jadi motor penggerak ekonomi lokal yang menarik perhatian.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Unik Desa Kreatif Tanggilingo: Dari Sulaman Hingga Kue Karawo, Jadi Pusat Ekonomi Kreatif Nasional
Menteri Ekonomi Kreatif meresmikan Desa Kreatif Tanggilingo di Gorontalo sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kreatif. Desa ini unggul di kuliner dan fesyen Karawo, siap jadi motor penggerak ekonomi lokal yang menarik perhatian. (Merdeka.com)

Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf), Teuku Riefky Harsya, secara resmi meresmikan proyek percontohan Desa Kreatif Tanggilingo di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. Peresmian ini menandai komitmen pemerintah dalam memperkuat pembangunan ekonomi kreatif yang berlandaskan pada potensi lokal yang dimiliki daerah.

Acara peresmian yang berlangsung pada 28 September ini menjadi sorotan utama bagi pengembangan ekonomi di wilayah tersebut. Teuku Riefky Harsya menyatakan bahwa Gorontalo memiliki kekayaan budaya dan kearifan lokal yang luar biasa, menjadikannya kekuatan utama yang perlu didukung secara penuh.

Dukungan ini bertujuan agar desa-desa di Indonesia, khususnya Desa Kreatif Tanggilingo, dapat bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi kreatif yang berkelanjutan. Inisiatif ini diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat dari tingkat desa.

Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Kreativitas Lokal

Menekraf Teuku Riefky Harsya menekankan bahwa ekonomi kreatif melampaui sekadar produk dan jasa, melainkan juga mencakup nilai tambah yang lahir dari ide, kreativitas, dan inovasi. Konsep ini menjadi landasan utama dalam pengembangan potensi ekonomi di berbagai daerah.

Pemerintah telah menyiapkan buku panduan berupa keputusan menteri tentang pengembangan desa kreatif sebagai acuan bersama bagi seluruh pihak. Panduan ini diharapkan dapat memberikan arah yang jelas dalam upaya mewujudkan desa-desa kreatif di seluruh Indonesia.

“Presiden Prabowo menekankan bahwa industri kreatif adalah mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional. Pembangunan harus dimulai dari desa, dari kabupaten, dan dari daerah, karena di situlah sumber kekuatan ekonomi Indonesia,” ujar Teuku Riefky, mengutip pernyataan Presiden.

Pernyataan ini menegaskan kembali visi pemerintah untuk menjadikan desa sebagai garda terdepan dalam memajukan perekonomian nasional melalui sektor kreatif.

Potensi Unggul Desa Kreatif Tanggilingo: Kuliner dan Fesyen Karawo

Desa Kreatif Tanggilingo dipilih sebagai proyek percontohan karena memiliki potensi unggul di sektor kuliner, didukung oleh tradisi budaya yang kuat. Selain dikenal sebagai pusat sulaman Karawo, desa ini juga memiliki industri kue Karawo yang telah memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian lokal.

Produk kue Karawo dari Desa Kreatif Tanggilingo menunjukkan permintaan yang melonjak tajam, terutama menjelang perayaan Idul Fitri. Produksi kue dapat mencapai sekitar 13.000 toples, yang tidak hanya dipasarkan di Gorontalo tetapi juga ke berbagai daerah di Indonesia.

Selain kuliner, kekuatan fesyen berbasis sulaman Karawo juga menjadi daya tarik yang terus dikembangkan. Pada tahun 2022, Desa Tanggilingo telah terpilih sebagai desa kreatif di bidang fesyen, menunjukkan pengakuan atas potensi ini.

Penguatan pada tahun ini melalui subsektor kuliner menjadi bukti sinergi antara warisan budaya dan inovasi. Sinergi ini mampu meningkatkan daya saing produk lokal di tingkat nasional, bahkan berpotensi menembus pasar internasional.

Komitmen Pemerintah dalam Pendampingan dan Pengembangan

Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pendampingan kepada pelaku usaha lokal di Desa Kreatif Tanggilingo. Pendampingan ini meliputi pelatihan, promosi produk, dan akses permodalan yang memadai.

Upaya ini diharapkan mampu memperluas pasar produk Karawo dan kuliner khas Tanggilingo hingga ke tingkat internasional. Dengan dukungan berkelanjutan, produk-produk lokal memiliki peluang besar untuk bersaing di pasar global.

Melalui peresmian Desa Kreatif Tanggilingo, pemerintah meneguhkan komitmennya untuk mendorong lahirnya pusat-pusat ekonomi kreatif baru di seluruh Indonesia. Inisiatif ini diharapkan dapat menciptakan pemerataan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Acara peluncuran desa kreatif ini dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Bupati Bone Bolango Ismet Mile, Wakil Bupati Bone Bolango Risman Tolingguhu, serta perwakilan Bank Indonesia. Menekraf Teuku Riefky juga didampingi oleh Direktur Kriya Kementerian Ekonomi Kreatif, Neli Yana, menunjukkan dukungan penuh dari pemerintah pusat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi