Fakta Unik: 38 Provinsi Ramaikan Pawai Taaruf STQH Kendari 2025, Syiar Al Quran dan Persatuan Bangsa

Pawai Taaruf STQH Kendari 2025 sukses digelar dengan partisipasi 38 provinsi di Indonesia. Acara ini bukan sekadar seremoni, melainkan cerminan nilai kitab suci dan inspirasi penguatan persatuan bangsa.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Unik: 38 Provinsi Ramaikan Pawai Taaruf STQH Kendari 2025, Syiar Al Quran dan Persatuan Bangsa
Pawai Taaruf STQH Kendari 2025 sukses digelar dengan partisipasi 38 provinsi di Indonesia. Acara ini bukan sekadar seremoni, melainkan cerminan nilai kitab suci dan inspirasi penguatan persatuan bangsa. (AntaraNews)

Sebanyak 38 provinsi dari seluruh Indonesia telah memeriahkan Pawai Taaruf Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) Nasional ke-28 tahun 2025. Kegiatan akbar ini diselenggarakan di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, pada tanggal 11 Oktober.

Pawai taaruf ini merupakan salah satu rangkaian penting dari pelaksanaan STQH Nasional yang ke-28. Direktur Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama (Kemenag) Abu Rokhmad menyampaikan hal tersebut saat ditemui di Kendari pada hari Sabtu.

Para kafilah dari berbagai daerah tampak gembira berjalan sejauh 1 kilometer, dimulai dari Masjid Al Kautsar menuju kawasan Eks MTQ Kendari di Kecamatan Mandonga. Acara ini menjadi simbol kebersamaan dan semangat keagamaan yang kuat di tengah masyarakat.

Makna dan Tujuan Pawai Taaruf STQH

Pawai taaruf ini memiliki makna yang mendalam bagi seluruh peserta dan masyarakat Indonesia. Abu Rokhmad menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni belaka.

Ia menjelaskan bahwa pawai tersebut merupakan bagian dari pameran syiar kitab suci Al Quran dan semangat keagamaan. Tujuannya adalah untuk menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

“Pawai ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga cerminan bagaimana nilai-nilai kitab suci dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Abu Rokhmad. Melalui pertunjukan pawai dan kendaraan hias, keindahan bangsa Indonesia terpancar melalui nilai-nilai keislaman.

Abu Rokhmad berharap kegiatan STQH Nasional ini dapat berjalan dengan baik dan lancar. Ia juga berharap agar para kafilah se-Indonesia dapat mengukir prestasi, membawa nilai positif bagi seluruh masyarakat, khususnya bagi Sulawesi Tenggara sebagai tuan rumah.

Kemeriahan dan Partisipasi Daerah dalam Pawai Taaruf

Kemeriahan Pawai Taaruf STQH Nasional 2025 di Kendari sangat terasa dengan partisipasi aktif dari berbagai daerah. Kafilah dari 38 provinsi berjalan dengan penuh semangat dan kegembiraan.

Banyak rombongan pawai provinsi yang mengenakan pakaian adat khas daerah mereka. Mereka juga menampilkan berbagai hiasan menarik untuk memukau para tamu undangan dan masyarakat Kota Kendari.

Selain itu, kegiatan ini semakin meriah dengan penampilan kendaraan hias dari 19 provinsi di Indonesia. Provinsi-provinsi tersebut antara lain DKI Jakarta, Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sumatera Barat, Banten, Aceh, Kalimantan Selatan, Kepulauan Riau, Papua Barat Daya, Sulawesi Tengah, Papua, Jawa Tengah, Papua Barat, Maluku Utara, Kalimantan Utara, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara sebagai tuan rumah.

Pawai kendaraan hias juga diikuti oleh 10 kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara. Daerah-daerah tersebut adalah Kota Kendari, Kabupaten Kolaka, Buton Selatan, Buton Tengah, Muna Barat, Wakatobi, Kolaka Utara, Bombana, Konawe, dan Konawe Utara. Partisipasi luas ini menunjukkan antusiasme tinggi terhadap Pawai Taaruf STQH Kendari.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi