Fahri Hamzah Usul Pramono Anung Merangkap Jubir Presiden Jokowi

Senin, 25 Oktober 2021 18:27 Reporter : Ahda Bayhaqi
Fahri Hamzah Usul Pramono Anung Merangkap Jubir Presiden Jokowi Fahri Hamzah. ©Media Center DPN Partai Gelora Indonesia

Merdeka.com - Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah mengusulkan Menteri Sekretaris Kabinet (Menseskab), Pramono Anung, merangkap sebagai juru bicara Presiden Joko Widodo. Menurut Fahri, juru bicara Presiden seharusnya punya akses ke rapat kabinet.

Hal itu menanggapi kekosongan jabatan juru bicara Presiden setelah Fadjroel Rachman menjadi duta besar.

"Menurut saya harus diperkuat ya, jadi malah saya mengharapkan Mensekab merangkap jubir itu. Karena seharusnya, juru bicara itu harus punya akses kepada rapat kabinet," ujar Fahri di DPR RI, Senin (25/10).

Mantan wakil ketua DPR RI ini mengatakan, selama ini juru bicara Presiden tidak punya akses ke rapat kabinet. Seharusnya, juru bicara Presiden itu setingkat menteri seperti di Amerika Serikat.

"Yang saya tahu selama ini jubir-jubirnya nggak ada yang punya akses ke rapat kabinet. Terus dia nyari-nyari berita sendiri di internet, di apa, terus dia baru ngomong, gitu loh. Nggak boleh," ujar Fahri.

"Jubir itu harus ada dalam rapat kabinet. Makanya di Amerika Serikat kan jubir itu kan setingkat menteri, Press Secretary namanya ya kan. Harusnya begitu," jelasnya.

Fahri berharap figur yang dipilih Jokowi sebagai juru bicara bukan orang sembarangan. Sosok baru juru bicara harus bisa mensosialisasikan ide pemerintah.

"Juga jangan taruh figur yang ecek-ecek jugam harus betul-betul solid, supaya Presiden terbantu di dalam mensosialisasikan ide-ide pemerintah," katanya.

Ditanya soal mengisi jabatan juru bicara presiden, Fahri mengaku tidak tertarik. "Saya mau pensiun sampai 2024. Nanti 2024 kita tarung lagi," imbuhnya. [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini