Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Enam Titik Jalur Kereta Jateng Rawan Banjir

Enam Titik Jalur Kereta Jateng Rawan Banjir kereta melintas di jateng. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - PT KAI Daop 4 mendeteksi enam titik jalur kereta Jateng rawan banjir pada musim angkutan Natal dan Tahun Baru 2019. Enam titik itu dari ujung Tegal, Cepu, dan Gundih.

"Untuk daerah rawan banjir sepanjang 3 kilometer. Maka dari itu kami siagakan petugas penjagaan selama 24 jam," kata Manager Humas PT KAI Daop 4, Suprapto saat dikonfirmasi merdeka.com, Selasa (11/12).

Penjagaan wilayah rel rawan banjir itu seperti mulai dari Stasiun Plabuan sampai Stasiun Krengseng, tiga titik di antara Stasiun Plabuan dan Stasiun Kuripan, satu titik di antara Stasiun Kuripan dan Ujung Negoro dan satu titik antara Semarang Tawang dan Alastua.

Petugas dibekali manajemen risiko Alat Material Untuk Siaga (AMUS). Mulai alat pemeliharaan rel jenis MMT, batu balas, bantalan rel, pasir, karung, besi H Bean untuk peningkatan jembatan, alat penambat rel. Itu sebagai antisipasi apabila ada kejadian luar biasa yang menghambat perjalanan kereta.

"Jumlah petugasnya ada 183 orang. Rinciannya 85 personel PPJ Ekstra, 84 personel PJL Ekstra, dan 14 personel posko daerah rawan," terangnya.

Suprapto mengimbau kepada para pengguna jalan supaya menaati rambu-rambu perlintasan sebidang. Sesuai UU No 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) menyebutkan bahwa perjalanan KA mendapat prioritas di jalur yang bersinggungan dengan jalan raya. Sebab dari tahun ke tahun, ia mendapati adanya tren kenaikan jumlah kecelakaan di pelintasan kereta.

"Tahun 2016 terjadi 17 kecelakaan, kemudian pada 2017 tercatat terdapat 42 kecelakaan. Sementara dari Januari hingga 30 November 2018 telah terjadi 27 kecelakaan," kata Suprapto.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP