Eks Raja OTT KPK Harun Al-Rasyid Dilantik Jadi Deputi Pengawasan BP Haji: Wujudkan Haji Aman, Nyaman dan Akuntabel

Dengan bergabungnya Harun Al Rasyid, BP Haji menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat integritas lembaga serta meningkatkan kualitas layanan kepada jemaah.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Eks Raja OTT KPK Harun Al-Rasyid Dilantik Jadi Deputi Pengawasan BP Haji: Wujudkan Haji Aman, Nyaman dan Akuntabel
Eks Raja OTT KPK Harun Al-Rasyid Dilantik Jadi Deputi Pengawasan BP Haji: Wujudkan Haji Aman, Nyaman dan Akuntabel (Merdeka.com)

Badan Penyelenggara Haji Republik Indonesia (BP Haji) resmi melantik Eks Penyidik KPK Harun Al-Rasyid sebagai Deputi Bidang Pengawasan, Pemantauan, dan Evaluasi. Pelantikan Harun digelar di Asrama Haji Bekasi, Jawa Barat.

Penunjukan Harun sebagai Deputi Pengawasan BP Haji merupakan bagian dari langkah strategis BP Haji untuk memperkuat fungsi pengawasan dalam penyelenggaraan ibadah haji yang transparan dan akuntabel.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Kepala BP Haji, Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan), disaksikan Wakil Kepala BP Haji Dahnil Anzar Simanjuntak, Sekretaris Utama Teguh Dwi Nugroho, serta jajaran pejabat BP Haji dan para undangan.

Gus Irfan menyampaikan bahwa posisi deputi pengawasan sangat krusial mengingat kompleksitas tantangan penyelenggaraan haji setiap tahunnya.

“Dengan dilantiknya Harun Al Rasyid hari ini, kami semakin siap menjawab tugas negara, khususnya dalam memperkuat fungsi pengawasan. Sesuai arahan Presiden, penyelenggaraan haji harus berjalan dengan prinsip efektif, aman, nyaman, dan transparan,” ujar Gus Irfan dalam sambutannya dalam keterangan tertulis dikutip, Kamis (24/4).

Harun bukan sosok baru dalam dunia pengawasan dan penegakan hukum. Dia dikenal luas sebagai 'Raja OTT' saat bertugas sebagai penyidik di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), karena kiprahnya yang menonjol dalam operasi tangkap tangan terhadap pelaku korupsi. Terakhir, Harun berkarier di Polri.

"Penunjukan beliau adalah langkah nyata dalam menjawab amanat Presiden, yakni menghadirkan penyelenggaraan haji yang benar-benar aman, nyaman, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Gus Irfan.

Dia juga menekankan pentingnya keberanian berpikir out of the box dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah, selama tetap dalam koridor hukum dan regulasi.

"Kami ingin menghadirkan inovasi yang berdampak langsung pada kenyamanan dan kualitas layanan jemaah," ujar Gus Irfan.

Gus Irfan mengingatkan pesan Presiden Prabowo bahwa mayoritas masyarakat Indonesia adalah umat Islam, dan salah satu cita-cita besar umat adalah menunaikan haji. "Kita melayani mereka sebagai tamu Allah, maka kita harus amanah dalam menjalankan tugas ini."

Dengan bergabungnya Harun Al Rasyid, BP Haji menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat integritas lembaga serta meningkatkan kualitas layanan kepada jemaah haji Indonesia.

Rekomendasi