DWP Sulsel dan IWATI Bersinergi Salurkan Santunan Anak Yatim Makassar di Bulan Ramadhan

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sulsel bersama Ikatan Wanita Tionghoa (IWATI) Sulsel menyalurkan santunan anak yatim Makassar kepada lebih dari 100 anak yatim piatu, memperkuat kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
DWP Sulsel dan IWATI Bersinergi Salurkan Santunan Anak Yatim Makassar di Bulan Ramadhan
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sulsel bersama Ikatan Wanita Tionghoa (IWATI) Sulsel menyalurkan santunan anak yatim Makassar kepada lebih dari 100 anak yatim piatu, memperkuat kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan. (AntaraNews)

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sulawesi Selatan berkolaborasi dengan Ikatan Wanita Tionghoa (IWATI) Sulsel menyelenggarakan bakti sosial di Makassar. Acara ini berupa pemberian santunan kepada lebih dari 100 anak yatim piatu. Ini sebagai wujud kepedulian di Bulan Suci Ramadhan 1447 H. Inisiatif ini bertujuan untuk berbagi kebahagiaan. Selain itu, juga meringankan beban anak-anak yang membutuhkan di suasana Ramadhan yang penuh berkah.

Kegiatan mulia ini berlangsung di Makassar pada Sabtu, 14 Maret 2026. Acara ini melibatkan partisipasi aktif dari kedua organisasi. Selain santunan uang tunai, anak-anak yatim piatu juga menerima bantuan berupa sarung dan mukena baru. Pemberian ini diharapkan dapat mendukung mereka dalam menjalankan ibadah puasa dan shalat selama bulan Ramadhan.

Ketua DWP Sulsel, Melani Simon Jufri, menyatakan bakti sosial ini bentuk rasa syukur. Ini sekaligus komitmen berbagi kepada sesama. Kolaborasi dengan IWATI Sulsel sangat diapresiasi. Keterlibatan mereka menunjukkan sinergi positif antar organisasi di Sulawesi Selatan.

Melani Simon Jufri, selaku Ketua DWP Sulsel, mengungkapkan rasa syukurnya atas terlaksananya kegiatan santunan ini. Menurutnya, momen Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan kepedulian sosial dan berbagi dengan sesama. DWP Sulsel secara rutin mengadakan kegiatan serupa sebagai bagian dari program kerja mereka.

Apresiasi khusus juga disampaikan kepada Ikatan Wanita Tionghoa Sulsel atas dukungan dan partisipasi aktif mereka. Keterlibatan IWATI menunjukkan semangat kebersamaan dan toleransi yang tinggi di tengah masyarakat Makassar. Kolaborasi ini menjadi contoh nyata bagaimana perbedaan latar belakang dapat disatukan dalam tujuan mulia.

Melani menegaskan bahwa sinergi antara DWP Sulsel dan IWATI Sulsel diharapkan dapat terus berlanjut di masa mendatang. Kerjasama semacam ini tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada penerima, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar komunitas. Semangat gotong royong menjadi kunci keberhasilan setiap kegiatan sosial.

Ketua IWATI Sulsel, Wanny Horax, menyambut baik kesempatan untuk berkolaborasi dengan DWP Sulsel. Ia menyatakan kebahagiaannya dapat berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim piatu di bulan Ramadhan ini. Kegiatan ini tidak hanya sekadar memberikan bantuan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan.

Wanny Horax juga menekankan pentingnya toleransi yang tercermin dalam kegiatan ini. Kolaborasi lintas komunitas seperti ini membuktikan bahwa semangat persatuan dan kepedulian dapat mengatasi segala perbedaan. IWATI Sulsel berkomitmen untuk terus berpartisipasi dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Harapan besar disampaikan agar santunan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata dan menjadi penyemangat bagi anak-anak. Terutama dalam menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan. Kebahagiaan yang dibagikan diharapkan mampu memberikan energi positif bagi mereka yang membutuhkan.

Di Sulawesi Selatan, kegiatan sosial serupa menjadi tradisi yang rutin digelar setiap bulan Ramadhan. Berbagai organisasi masyarakat dan komunitas aktif mengadakan santunan anak yatim, pembagian paket berbuka puasa, hingga program bantuan kepada masyarakat kurang mampu. Hal ini menunjukkan tingginya kesadaran sosial warga Sulsel.

Inisiatif seperti yang dilakukan DWP Sulsel dan IWATI ini adalah bagian dari upaya kolektif untuk memperkuat solidaritas sosial. Kepedulian antarwarga menjadi pilar penting dalam membangun masyarakat yang harmonis dan saling mendukung. Tradisi berbagi ini menciptakan suasana Ramadhan yang lebih bermakna.

Kegiatan-kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek material, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai kebersamaan dan empati. Dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, semangat gotong royong terus tumbuh dan berkembang. Ini mencerminkan kekayaan budaya sosial yang dimiliki Sulawesi Selatan.

Bantuan yang disalurkan kepada anak-anak yatim piatu meliputi:

  • Santunan uang tunai
  • Sarung baru
  • Mukena baru

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi