Dubes Indroyono Puji Peran Swasta dan Diaspora dalam Peningkatan Ekspor Produk RI AS

Duta Besar RI untuk AS, Indroyono Soesilo, mengapresiasi pihak swasta dan diaspora yang berperan besar dalam mempopulerkan serta meningkatkan Ekspor Produk RI AS, termasuk rempah dan kopi, melalui Primaduta Award.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Dubes Indroyono Puji Peran Swasta dan Diaspora dalam Peningkatan Ekspor Produk RI AS
Duta Besar RI untuk AS, Indroyono Soesilo, mengapresiasi pihak swasta dan diaspora yang berperan besar dalam mempopulerkan serta meningkatkan Ekspor Produk RI AS, termasuk rempah dan kopi, melalui Primaduta Award. (AntaraNews)

Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat, Indroyono Soesilo, baru-baru ini memberikan apresiasi tinggi kepada perusahaan AS dan diaspora Indonesia. Apresiasi ini diberikan atas dedikasi mereka dalam meningkatkan ekspor nasional serta mempopulerkan produk unggulan Indonesia di pasar Amerika Serikat. Penyerahan penghargaan Primaduta Award menjadi simbol pengakuan atas kontribusi signifikan ini.

Penghargaan bergengsi Primaduta Award diserahkan langsung oleh Dubes Indroyono di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Washington. Acara tersebut berlangsung pada Kamis (6/11) waktu setempat, menyoroti peran penting mitra dagang mancanegara. Dua penerima utama adalah McCormick & Company, Inc. dan diaspora Indonesia, Izwandi Rusli.

Menurut keterangan tertulis KBRI Washington, Dubes Indroyono menekankan bahwa penghargaan ini melampaui sekadar angka perdagangan. Ini juga mencerminkan hubungan saling percaya serta nilai-nilai persahabatan yang erat antara pelaku usaha Indonesia dan Amerika Serikat yang telah terjalin.

Dubes Indroyono menegaskan bahwa Primaduta Award adalah bentuk apresiasi konkret dari Pemerintah Indonesia. Penghargaan ini ditujukan kepada mitra luar negeri yang telah menunjukkan loyalitas, konsistensi, dan kontribusi nyata dalam upaya peningkatan ekspor Indonesia. Ini menjadi dorongan bagi lebih banyak pihak untuk mendukung produk nasional.

Kementerian Perdagangan RI melaporkan bahwa pada tahun ini, Primaduta Award dianugerahkan kepada 17 penerima. Mereka terdiri dari entitas asing, diaspora Indonesia, serta Perwakilan RI di luar negeri. Seluruh penerima dianggap berhasil menjaga konsistensi serta meningkatkan importasi produk-produk Indonesia ke pasar global.

Apresiasi untuk Mitra Dagang Setia: McCormick & Company

Salah satu penerima Primaduta Award adalah McCormick & Company, Inc., sebuah perusahaan asal Amerika Serikat yang telah menjalin kerja sama erat dengan Indonesia selama lebih dari empat dekade. Perusahaan ini secara konsisten menjadi importir utama berbagai komoditas rempah Indonesia. Produk seperti kayu manis, cengkeh, pala, merica, dan tembakau terus diimpor dari berbagai wilayah produsen utama di tanah air.

Lebih dari sekadar transaksi dagang, McCormick juga aktif terlibat dalam program pengembangan. Mereka memberikan pelatihan kepada petani Indonesia, khususnya dalam aspek keberlanjutan dan pemberdayaan wanita. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk rempah, yang pada akhirnya mendukung peningkatan Ekspor Produk RI AS.

Atase Perdagangan KBRI Washington, Ranitya Kusumadewi, menegaskan peran ganda perusahaan ini. "McCormick bukan hanya mitra dagang, tetapi juga mitra pembangunan yang membantu petani kita meningkatkan kapasitas, produktivitas, dan daya saing di pasar dunia," ujarnya. Hal ini menunjukkan komitmen McCormick terhadap kemajuan industri rempah Indonesia.

Peran Vital Diaspora dalam Mempopulerkan Kopi Indonesia

Selain perusahaan, peran diaspora Indonesia juga mendapat sorotan khusus dalam upaya peningkatan Ekspor Produk RI AS. Dubes Indroyono secara spesifik mengapresiasi Izwandi Rusli, seorang diaspora yang kini menjabat sebagai manajer laboratorium di Armenia Coffee Corporation, sebuah perusahaan importir kopi terkemuka. Kontribusi utamanya adalah memastikan kualitas dan menjaga reputasi kopi Indonesia di pasar Amerika Serikat.

Dengan pengalaman lebih dari dua dekade di industri kopi, Izwandi Rusli telah secara konsisten mempromosikan kopi Indonesia. Ia juga aktif menjalin hubungan erat dengan berbagai produsen kopi utama di Amerika Serikat. Dedikasinya ini sangat vital dalam memperkenalkan kekayaan cita rasa kopi dari berbagai daerah di Indonesia kepada konsumen AS.

Izwandi juga menyoroti besarnya potensi pasar Amerika Serikat sebagai tujuan utama bagi kopi Indonesia. Ia menyatakan, "Dalam beberapa tahun terakhir, ekspor kopi Indonesia ke AS terus meningkat, dan sebagian besar masuk melalui jaringan importir seperti Armenia Coffee Corporation." Pernyataan ini menggarisbawahi tren positif dan peluang besar bagi kopi Indonesia.

Dubes Indroyono juga menyoroti adanya peningkatan minat dari pelaku usaha Amerika Serikat terhadap produk-produk unggulan Indonesia. Minat ini mencakup berbagai komoditas seperti rempah, kopi, dan produk boga lainnya. Hal ini membuka peluang besar bagi diversifikasi dan peningkatan Ekspor Produk RI AS di masa mendatang.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi