Dua Peserta MOS Tewas, SMA Semi Militer Palembang Dilarang Terima Murid Tahun Depan

Senin, 5 Agustus 2019 18:38 Reporter : Irwanto
Dua Peserta MOS Tewas, SMA Semi Militer Palembang Dilarang Terima Murid Tahun Depan Siswa SMA tewas saat MOS. ©2019 Merdeka.com/Irwanto

Merdeka.com - Gubernur Sumsel Herman Deru secara resmi membekukan SMA Semi Militer Plus Taruna Indonesia Palembang. Keputusan ini sebagai dampak dua siswa tewas diduga dianiaya saat mengikuti masa orientasi siswa (MOS) di sekolah itu.

Herman Deru mengungkapkan, keputusan diambil dalam rapat terbatas bersama Dewan Pendidikan dan Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Senin (5/8). Secara teknis, sekolah itu dilarang menerima siswa baru pada tahun ajaran 2020/2021.

"Hari ini sudah kita putuskan bersama bahwa SMA Taruna Indonesia tidak boleh menerima siswa baru pada tahun ajaran berikut atau pada 2020/2021. SMA tersebut dibekukan selama satu tahun," ungkap Deru.

Keputusan ini berdasarkan temuan tim investigasi atas pelanggaran administratif dan standar operasional prosedur (SOP) pendidikan menengah. Hal ini menjadi pelajaran bagi sekolah lain agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

"Mulai sekarang harus menghentikan belajar mengajar bersifat militer, karena saya larang. Untuk atribut terserah, untuk proses belajar mengajar tetap berjalan seperti biasa. Kalau selama pembekuan setahun mereka tidak lakukan perubahan, sebaiknya (sekolah) menutup diri," tegasnya.

Hasil investigasi menemukan banyak hal. Terdiri dari kurangnya pencahayaan asrama dan area sekolah yang sempit, tidak memenuhi syarat sebagai sekolah asrama.

"Terlalu banyak kesalahannya, bukan cuma saat MOS saja. Jadi jika mau kami aktifkan kembali, silakan berbenah. Tim akan mengecek apakah sudah sesuai SOP atau tidak, begitu juga dengan infrastruktur sekolah apakah sudah diperbaiki atau belum," tutupnya. [noe]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini