DPRD Kota Semarang Berduka atas Kepergian Suami Wali Kota Agustina, Vincentius Djoko Riyanto

Kabar duka menyelimuti Kota Semarang setelah **Suami Wali Kota Semarang Meninggal**, Vincentius Djoko Riyanto, yang juga legislator, berpulang. Simak ungkapan duka cita dari rekan-rekan DPRD.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
DPRD Kota Semarang Berduka atas Kepergian Suami Wali Kota Agustina, Vincentius Djoko Riyanto
Kabar duka menyelimuti Kota Semarang setelah **Suami Wali Kota Semarang Meninggal**, Vincentius Djoko Riyanto, yang juga legislator, berpulang. Simak ungkapan duka cita dari rekan-rekan DPRD. (AntaraNews)

Kota Semarang diselimuti kabar duka menyusul wafatnya Vincentius Djoko Riyanto pada Minggu, 9 November. Beliau dikenal sebagai suami dari Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng dan juga seorang legislator di DPRD Kota Semarang. Kepergiannya meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga, rekan-rekan kerja, serta masyarakat kota.

Almarhum Djoko Riyanto menghembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan intensif di RS Telogorejo Semarang. Kondisi kesehatan beliau memang sempat menurun sebelum akhirnya berpulang. Rencananya, jenazah akan dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Srondol Wetan Durian, Semarang, dalam waktu dekat.

Kehilangan sosok Djoko Riyanto ini menjadi duka bersama bagi jajaran DPRD Kota Semarang dan pemerintahan kota. Rekan-rekan sejawat mengenang almarhum sebagai pribadi yang sederhana namun memiliki pemikiran dewasa dan kontribusi nyata. Berbagai ungkapan belasungkawa terus mengalir dari berbagai pihak, menunjukkan betapa Suami Wali Kota Semarang Meninggal ini sangat dihormati.

Sekretaris Komisi C DPRD Kota Semarang, Danur Risprianto, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya Vincentius Djoko Riyanto. Danur mengenang almarhum sebagai sosok yang sangat dihormati di kalangan anggota dewan, terutama dalam komisi tempat mereka bekerja bersama. "Beliau merupakan sosok sederhana dan menjadi panutan teman-teman komisi," kata Danur, menggambarkan karakter almarhum.

Danur Risprianto juga menambahkan bahwa Djoko Riyanto adalah pribadi yang pendiam namun memiliki kedewasaan dalam berpikir. Ia selalu memberikan pandangan yang bijaksana dalam setiap pembahasan isu-isu penting. Kehadirannya selalu memberikan warna tersendiri dalam setiap diskusi dan pengambilan keputusan di komisi. DPRD Kota Semarang merasa kehilangan figur yang telah banyak berkontribusi dalam pembangunan kota.

Ungkapan duka serupa juga datang dari anggota Komisi A DPRD Kota Semarang, Rahmulyo Adi Wibowo, yang sama-sama berasal dari Fraksi PDIP. Rahmulyo mengungkapkan bahwa kepergian Djoko Riyanto meninggalkan kekosongan yang mendalam di antara rekan-rekan. "Sebagai rekan kerja di DPRD Kota Semarang tentu saja kami merasa kehilangan 'teman bicara'," ujarnya, menyoroti peran almarhum sebagai teman diskusi.

Rahmulyo Adi Wibowo lebih lanjut mengenang almarhum Djoko Riyanto sebagai pribadi yang baik, ramah, pendiam, dan seorang pemikir ulung. Dedikasinya terhadap kota Semarang dan masyarakat selalu menjadi prioritas utama selama masa jabatannya. Kepergian Suami Wali Kota Semarang Meninggal ini menyisakan kenangan manis dan inspirasi bagi banyak pihak yang mengenalnya.

Vincentius Djoko Riyanto meninggalkan seorang istri tercinta, Agustina Wilujeng, yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Semarang. Selain itu, almarhum juga meninggalkan tiga orang anak yang beranjak dewasa, yaitu Yohana Citra Mahardika, Nicolaus Tzar Dewa Nugraha, dan Alexander Riandro Satria Wicaksono. Keluarga besar merasakan duka yang teramat dalam atas kehilangan ini.

Almarhum juga meninggalkan seorang cucu, melengkapi kebahagiaan keluarga yang kini harus menghadapi cobaan berat. Kepergian Djoko Riyanto menjadi momen sulit bagi seluruh anggota keluarga yang ditinggalkan, namun mereka bertekad untuk tabah. Dukungan dan doa terus mengalir dari kerabat, sahabat, dan masyarakat untuk keluarga yang berduka.

Jenazah Djoko Riyanto direncanakan akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Srondol Wetan Durian, Semarang. Pemilihan lokasi pemakaman ini telah disepakati oleh pihak keluarga. Persiapan pemakaman tengah dilakukan dengan penuh khidmat dan rasa hormat.

Prosesi pemakaman diharapkan dapat berjalan lancar dan memberikan penghormatan terakhir yang layak bagi almarhum. Kehadiran para pelayat diharapkan dapat memberikan kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan. Masyarakat Semarang turut merasakan kehilangan atas berpulangnya sosok yang dikenal berdedikasi ini.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi