Provinsi DKI Jakarta berhasil menunjukkan dominasinya yang luar biasa dalam cabang olahraga gulat pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVII dan Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (Peparpenas) XI Jakarta 2025. Kontingen tuan rumah ini sukses mengamankan total sembilan medali, menjadikannya peraih medali terbanyak di kategori gulat.
Berdasarkan laporan resmi perolehan medali yang dirilis pada Minggu, 9 November, Jakarta memuncaki klasemen gulat dengan raihan lima medali emas, dua perak, dan dua perunggu. Prestasi gemilang ini diraih dalam kompetisi yang berlangsung dari tanggal 1 hingga 10 November 2025 di berbagai arena berstandar nasional.
Keberhasilan ini tidak hanya memperkuat posisi Jakarta di cabang gulat, tetapi juga menempatkan mereka sebagai pemuncak klasemen umum Popnas dan Peparpenas. Ajang bergengsi ini diikuti oleh ribuan atlet pelajar dari seluruh Indonesia yang bersaing di berbagai disiplin olahraga untuk mengharumkan nama daerah mereka.
Advertisement
Advertisement
Keunggulan Jakarta dalam perolehan medali gulat Popnas Peparpenas Jakarta sebagian besar didorong oleh performa impresif atlet-atlet putri. Empat dari lima medali emas yang berhasil diraih oleh kontingen Jakarta datang dari kategori gulat putri. Ini menunjukkan kekuatan pembinaan atlet wanita di ibu kota yang telah membuahkan hasil signifikan.
Nama-nama seperti Desya Leonara Djamanuia berhasil menyabet emas di nomor women wrestling 61 kilogram. Kemudian, Awalia Sahara juga menunjukkan kebolehannya dengan meraih emas di kategori women wrestling 43 kilogram. Andinny Mayliani Putri turut menyumbangkan medali emas dari nomor women wrestling 69 kilogram, menegaskan dominasi mereka.
Selain itu, Bintang Permata Yunas juga meraih emas dari nomor freestyle 51 kg putra, melengkapi daftar peraih medali emas untuk Jakarta. Dominasi ini menegaskan posisi tuan rumah sebagai kekuatan utama dalam cabang olahraga gulat pelajar nasional. Mereka berhasil mengungguli kontingen lain dengan strategi dan persiapan matang yang terencana.
Advertisement
Advertisement
Meskipun Jakarta mendominasi, kontingen dari provinsi lain juga menunjukkan performa yang patut diacungi jempol dalam perolehan medali gulat Popnas Peparpenas Jakarta. Atlet-atlet dari luar Pulau Jawa turut menyumbangkan medali emas yang signifikan. Hal ini menunjukkan pemerataan bakat di seluruh Indonesia serta persaingan yang ketat di setiap kategori.
Sumatera Barat, misalnya, berhasil meraih dua medali emas melalui Rahmad Fadhil di nomor freestyle 65 kg putra dan Dzaky Putra Andikha di nomor freestyle 45 kg putra. Sementara itu, Kalimantan Timur juga tidak mau ketinggalan dengan dua emas yang diraih oleh Farid Nur Rahman Amin dari nomor freestyle 48 kg putra dan Muhammad Hasdam Abdillah dari nomor freestyle 71 kg putra. Atlet Rifky Charisma dari Kalimantan Selatan juga menyumbang emas di nomor freestyle 55 kg putra.
Dominasi pegulat muda Jakarta dalam perolehan emas secara signifikan memperkuat posisi mereka sebagai pemuncak klasemen umum. Hingga hari kesembilan kompetisi, total medali yang berhasil dikumpulkan Jakarta mencapai 94 emas, 52 perak, dan 58 perunggu. Angka ini jauh melampaui kontingen provinsi lainnya, menunjukkan konsistensi performa.
Advertisement
Secara keseluruhan, ajang Popnas XVII dan Peparpenas XI Jakarta 2025 telah memperebutkan total 331 medali emas, 331 perak, dan 455 perunggu. Kompetisi ini diikuti oleh 5.783 atlet dari seluruh Indonesia, yang terdiri dari 5.175 atlet Popnas dan 608 atlet Peparpenas. Mereka bertanding di 30 arena berstandar nasional dan internasional yang tersebar di empat kota administrasi DKI Jakarta.
Sumber: AntaraNews