DLH Lombok Tengah Perbaiki Belasan Kontainer Sampah, Antisipasi Lonjakan Volume Sampah

Dinas Lingkungan Hidup Lombok Tengah giat lakukan perbaikan kontainer sampah untuk atasi peningkatan volume sampah harian, sekaligus optimalkan pengelolaan limbah di daerah tersebut. Simak detailnya!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
DLH Lombok Tengah Perbaiki Belasan Kontainer Sampah, Antisipasi Lonjakan Volume Sampah
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lombok Tengah melakukan perbaikan belasan kontainer sampah yang rusak parah untuk optimalkan pengelolaan limbah di tengah peningkatan volume sampah harian. (AntaraNews)

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), mengambil langkah proaktif dengan memperbaiki belasan kontainer bak sampah. Inisiatif ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah di wilayah tersebut.

Kepala DLH Lombok Tengah, Lalu Sarkin Junaidi, menjelaskan bahwa perbaikan ini bukanlah pengadaan fasilitas baru, melainkan upaya restorasi terhadap kontainer yang telah rusak. Kondisi anggaran yang terbatas menjadi alasan utama di balik keputusan untuk memprioritaskan perbaikan daripada pembelian unit baru.

Sebanyak 11 kontainer bak sampah telah berhasil diperbaiki, sementara 15 unit lainnya masih menunggu penanganan karena mengalami kerusakan berat hingga sedang. Kontainer yang telah direparasi ini akan segera ditempatkan di lokasi strategis, termasuk Pasar Renteng dan Pasar Kopang, guna mendukung sistem pengangkutan sampah yang lebih efisien.

Lalu Sarkin Junaidi menegaskan bahwa perbaikan kontainer bak sampah merupakan respons terhadap kondisi fasilitas yang rusak parah. Keputusan ini diambil mengingat adanya kendala anggaran yang belum memungkinkan untuk realisasi penambahan sarana dan prasarana pengelolaan sampah yang baru.

Dari total kontainer yang membutuhkan perhatian, 11 unit telah selesai diperbaiki dan siap digunakan kembali. Sisanya, 15 kontainer, masih dalam daftar tunggu perbaikan karena tingkat kerusakan yang bervariasi, mulai dari sedang hingga berat.

Upaya ini menunjukkan komitmen DLH Lombok Tengah dalam memaksimalkan sumber daya yang ada. Dengan memperbaiki fasilitas yang rusak, diharapkan dapat menjaga kelancaran operasional pengelolaan sampah tanpa harus menunggu alokasi dana besar untuk pengadaan baru.

Penempatan kontainer bak sampah yang telah diperbaiki difokuskan pada area-area padat aktivitas ekonomi, seperti Pasar Renteng, Pasar Kopang, dan beberapa pasar besar lainnya. Strategi ini bertujuan untuk memaksimalkan proses pengangkutan sampah secara langsung dari sumbernya.

DLH Lombok Tengah mencatat adanya peningkatan signifikan dalam volume sampah harian di Kabupaten Lombok Tengah. Saat ini, volume sampah mencapai 70 ton per hari, naik dari sebelumnya 60 ton per hari.

Peningkatan volume sampah ini diindikasikan sebagai dampak langsung dari pergerakan ekonomi yang semakin aktif serta berbagai kegiatan yang diselenggarakan di Lombok Tengah. Fenomena ini menggarisbawahi urgensi untuk terus meningkatkan kapasitas dan efisiensi pengelolaan sampah di daerah.

Melihat tren peningkatan volume sampah, Lalu Sarkin Junaidi berharap adanya penambahan sarana dan prasarana penanganan sampah di masa mendatang. Usulan untuk pengadaan kontainer sampah dan armada pengangkut sampah baru telah diajukan, dengan harapan dapat terealisasi pada tahun 2026.

Selain itu, DLH Lombok Tengah juga secara aktif mengimbau masyarakat untuk menerapkan gerakan pemilihan sampah dari rumah. Inisiatif ini diharapkan dapat secara signifikan mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Masyarakat juga diajak untuk tidak membuang sampah ke jaringan irigasi, terutama saat musim penghujan. Tindakan ini krusial untuk mencegah terjadinya genangan banjir dan kerusakan lingkungan. Pemilahan sampah dianggap sangat penting untuk mendukung upaya pengelolaan sampah yang berkelanjutan di Lombok Tengah.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi