Divonis mati, pembunuh Sisca Yovie dipindah ke LP Nusakambangan
Merdeka.com - Wawan alias Awing ternyata sudah dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan. Terpidana pembunuh perempuan cantik Sisca Yovie itu sudah menghuni lapas tersebut sejak enam bulan terakhir.
"Enam bulan terakhir ini posisi Wawan ada di Lapas Batu Nusakambangan," kata pengacara Wawan, Dadang Sukmawijaya saat dihubungi wartawan, Kamis (30/3).
Alasan pemindahan Wawan ke Nusakambangan karena lapas Cirebon penuh. "Kondisi Lapas Cirebon saat itu kan penuh. Nah, sebagian dikirim ke Nusakambangan, di antaranya ada Wawan," tegasnya.
Wawan diketahui saat mengajukan peninjauan kembali (PK) atas vonis hukuman mati di tingkat kasasis ditolak MA. Penolakan itu otomatis Wawan tinggal menunggu waktu dieksekusi. Namun, dia memastikan pemindahan Wawan dan pelaku lainnya Ade ke tempat tersebut tidak berkaitan persiapan eksekusi mati. Digesernya Wawan dari Lapas Cirebon Kota ke Nusakambangan, menurutnya hanya karena pembinaan.
"Penempatan ke Nusakambangan itu sebagai bentuk pembinaan. Untuk pengenalan lingkungan yang baru. Ya nanti bisa saja pindah-pindah lagi atau keliling. Kalau tempat eksekusi itu kan tergantung keputusan dari grasi," tuturnya.
Dia mengatakan, pasca ditolaknya PK oleh MA, upaya lain yang bakal dilakukan yakni mengajukan grasi pada Presiden Joko Widodo. "Kalau PK kedua tidak bisa kita akan mengajukan grasi ke presiden," imbuhnya. (mdk/ang)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya