Divonis 7 Tahun Penjara, Imam Nahrawi Minta KPK Usut Seluruh Pihak dalam BAP

Senin, 29 Juni 2020 21:14 Reporter : Merdeka
Divonis 7 Tahun Penjara, Imam Nahrawi Minta KPK Usut Seluruh Pihak dalam BAP Sidang Vonis Imam Nahrawi. ©2020 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Eks Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, menyampaikan rasa syukurnya usai vonis tujuh tahun penjara. Kepada majelis hakim, Imam meminta kepada pihak berwenang untuk terus mendalami aliran dana Rp11 M yang namanya masuk dalam BAP.

"Terimakasih majelis hakim yg mulia. Kami sudah mendengarkan segala pertimbangan dan putusan. Kami memohon izin Yang Mulia tetap melanjutkan pengusutan aliran dana Rp11 M dari KONI ke pihak yang nyatanya tertera di BAP yang tak diungkap dalam forum mulia ini," kata Imam di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (29/6/2020).

Imam melanjutkan, semua hal dalam persidangan yang menempatkan dirinya sebagai terdakwa, agar dapat didengar dan dibongkar KPK dan juga dapat ditelusuri awak media kebenarannya.

"Kami mohon izin kepada yg mulia untuk menindaklanjuti. Hari ini KPK mendengar, dan wartawan juga. Fakta hukum sudah pernah terungkap kami mohon tidak didiamkan," pinta Imam.

Desakan Imam untuk membongkar dana Rp11 M tersebut dikarenakan, dirinya tidak menerima sama sekali uang tersebut.

"Karena saya demi Allah dan demi Rosulullah, saya tidak menerima itu," tegas dia.

Saat ditanya upaya banding, Imam mengaku ingin merenung sejenak meminta petunjuk-Nya.

"Beri kesempatan saya melakukan perenungan, sekaligus pendalaman sesuai fakta persidangan. Tentu saya harus beristigfar kepada Allah untuk mendapat pertolongan Allah," ujar Imam.

Terakhir Imam berjanji akan terus mengingat seluruh rangkaian kasus yang mencoreng nama baiknya. Dia pun bertekad untuk membongkar dalang sesungguhnya dari aliran dana hibah KONI Rp11 M tersebut.

"Kami tidak pernah lupakan apa yang terjadi, ini pelajaran saya dan keluarga untuk jaga kehormatan. Kami akan berusaha keras Rp11 M dana KONI bisa kita bongkar bersama, rakyat menyaksikan pernyataan saya sebagai terdakwa, silakan membuat tipu daya. Allah akan membalas tipu daya setiap manusia. Allah sebaik-baik pembalas tipu daya," Imam memungkasi. [ded]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini