Ditantang Mahasiswa Demo RUU KUHP, Ini Deretan Aktivis 98 yang Jadi Anggota DPR

Rabu, 25 September 2019 11:50 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
Ditantang Mahasiswa Demo RUU KUHP, Ini Deretan Aktivis 98 yang Jadi Anggota DPR Mantan Aktivis 98. ©2019 twitter @Fadillahmf2

Merdeka.com - Ribuan mahasiswa dari berbagai kampus membanjiri depan Gedung DPR, Jakarta, Selasa (24/9). Mereka menolak RUU KUHP, UU KPK, RUU Pemasyarakatan dan RUU Pertanahan.

Dalam aksinya, mereka sempat menantang para mantan aktivis 1998 untuk datang menemui mereka di depan Gedung DPR. Mereka mengajak aktivis 98 yang kini sudah menjadi anggota DPR bergabung dan menyuarakan tuntutan yang sama.

Siapa saja mantan aktivis 98 yang kini menjadi wakil rakyat di DPR? Berikut ulasannya:

1 dari 5 halaman

Adian Yunus Yusak Napitupulu

Adian Yunus Yusak Napitupulu atau yang biasa disapa Adian Napitupulu merupakan salah satu aktivis 98. Adian merupakan aktivis Forkot atau Forum Kota yang dikenal keras mengritik Soeharto di era Orde Baru. Akibatnya, Adian sempat beberapa kali ditangkap aparat negara.

Pada 1998, Adian ikut menduduki Gedung DPR menuntut Soeharto mundur. Kini, Adian menjabat sebagai anggota DPR periode 2014-2019.

Adian menjabat sebagai anggota DPR dari fraksi PDIP dan mewakili dapil Jawa barat V. Pada Pileg 2019, Adian kembali mencalonkan diri dari dapil Jawa Barat V (Bogor). Dia berhasil dengan memperoleh 80.228 suara.

2 dari 5 halaman

Desmond Junaidi Mahesa

Desmond Junaidi Mahesa merupakan salah satu aktivis 98 yang menjadi korban penculikan. Saat itu, Desmond menjabat sebagai Ketua Lembaga Bantuan Hukum Nusantara (LBHN).

Desmon diculik sejumlah orang tak dikenal di depan GMKI dan dibawa ke sebuah tempat. Di sana dia diinterograsi atas segala aktivitasnya. Sehari setelah dirinya berada di lokasi tak diketahui itu, Pius Lustrilanang dan Haryanto Taslam datang. Keduanya juga menjadi korban penculikan.

Saat ini, Desmond menjabat sebagai anggota DPR dari Partai Gerindra. Di DPR, Desmon menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR. Dia mencalonkan diri menjadi anggota DPR pada 2014 lalu dari daerah pemilihan (dapil) Banten II (Kota Serang-Kabupaten Serang-Cilegon). Saat itu dia memperoleh 61.275 suara.

Pada Pemilu 2019, Desmond kembali terpilih sebagai anggota DPR dari wilayah Banten II dengan perolehan suara 103.837, untuk periode 2019-2024.

3 dari 5 halaman

Budiman Sudjatmiko

Budiman Sudjatmiko merupakan aktivis mahasiswa dari Partai Rakyat Demokratik (PRD) yang dikenal keras mengritik rezim Soeharto. Saat itu Budiman bersama aktivis PRD lainnya yakni Petrus, Iwan, Pranowo dan Soeroso menjadi target utama untuk diburu oleh rezim Orde Baru.

Alhasil, mereka pun terus berpindah-pindah tempat persembunyian guna menghindari kejaran petugas. Pada 1996, Budiman bersama kawan-kawannya ditangkap aparat. Mereka kemudian menjalani interogasi selama satu pekan di kantor Badan Intelijen ABRI (BIA), yang kini berganti nama menjadi Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.

Singkat cerita, Budiman menjalani peradilan atas tuduhan makar. Dia divonis 13 tahun penjara. Dia beserta delapan aktivis PRD lainnya yang tertangkap kemudian menjalani masa penahanan sekitar tiga tahun di LP Cipinang hingga tahun 1999.

Dia kemudian bebas saat Gus Dur menjadi Presiden. Saat ini Budiman menjabat sebagai anggota DPR dari PDIP melalui dapil Jawa Tengah VIII. Dia sudah dua kali menjadi anggota DPR yakni periode 2009-2014 dan periode kedua pada 2014-2019.

4 dari 5 halaman

Fahri Hamzah

Fahri Hamzah merupakan mantan aktivis 98 dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI). Kini, Fahri menjabat sebagai Wakil Ketua DPR dan anggota DPR komisi III lewat dapil NTB, kota kelahirannya. Pada Pileg 2014, Fahri Hamzah terpilih sebagai anggota DPR dari dapil NTB dengan perolehan suara sebanyak 253.870.

Tapi dalam Pileg 2019, Fahri Hamzah sudah tak mencalonkan diri sebagai anggota DPR. Alasannya, dia ingin menyelesaikan masalahnya di internal PKS.

"Enggak. Saya tegaskan lagi, saya tidak nyaleg dari partai mana pun dan saya berterima kasih atas semua tawaran itu yang diberikan kepada saya oleh semua parpol," kata Fahri.

5 dari 5 halaman

Fadli Zon

Fadli Zon menjadi anggota legislatif petahana dari Partai Gerindra sejak 2014-2019 dan 2019-2024. Aktivis 98 ini maju sebagai anggota DPR periode 2014-2019 lewat dapil Jawa Barat V dengan perolehan dukungan dari 79.074 pemilih.

Sedangkan pada 2019-2024, Fadli Zon maju sebagai anggota DPR dan mendapat dukungan dari 230.524 pemilih. Fadli maju sebagai caleg DPR dari dapil Jawa Barat V, melingkupi wilayah Kabupaten Bogor. [dan]

Baca juga:
Anak Kritis Usai Bentrok dengan Aparat, Ibunda Faisal akan Lapor Komnas HAM
Ratusan Mahasiswa Duduki dan Berorasi di Ruang Paripurna DPRD Garut
Sisa Bentrokan Mahasiswa dan Polisi di DPR, Ini Motor Siapa?
Penyebab Demo Mahasiswa Ricuh Karena Tuntutan Bertemu Pimpinan DPR Tak Terpenuhi
Ini Lokasi Sekitar DPR yang Butuh Perbaikan Ekstra Usai Demo Mahasiswa
Sisa Demo Ricuh, Kaca Gedung DPRD Sumut Berserakan

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini