Detik-Detik Rom­bongan Kapolda Papua Tengah Ditembaki KKB Aibon Kogoya, ini Jumlah Korban

Kelompok kriminal bersenjata yang dipimpin oleh Aibon Kogoya menyerang rombongan Kapolda Papua Tengah, Brigjen Alfred Papare, di Kabupaten Nabire.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Detik-Detik Rom­bongan Kapolda Papua Tengah Ditembaki KKB Aibon Kogoya, ini Jumlah Korban
Ilustrasi kelompok kriminal bersenjata KKB Papua. Ilustrasi: Kriminologi (© 2025 Liputan6.com)

Kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang dipimpin oleh Aibon Kogoya melakukan penembakan terhadap rombongan Kapolda Papua Tengah, Brigjen Alfred Papare, di Kabupaten Nabire. Insiden ini merupakan bagian dari serangkaian serangan KKB sebelumnya yang menargetkan warga di kilometer 17 hingga KM 20.

"Di sini ada beberapa korban dari masyarakat, ada sekitar lima orang. Satu orang terkena serpihan kaca, dan empat lainnya mengalami luka-luka akibat tindakan kelompok OPM tersebut," ungkap Kapolres Nabire, AKBP Samuel, pada Sabtu (18/10/2025).

Anggota Polres Nabire, bersama tim dari Operasi Damai Cartenz (ODC) dan sejumlah Polsek, turut membantu dalam proses evakuasi korban sipil. Setelah itu, para personel berkumpul di Polsek Topo.

"Kemudian, dilanjutkan dengan kedatangan bapak Kapolda Papua Tengah, beserta Pak Dirintel, Dirkrimum, Dansatbrimob, dan juga Pak Dandim Nabire," jelasnya.

Kapolda bersama rombongan dan personel lainnya kemudian bergerak menuju Nabire untuk memeriksa lokasi kejadian penembakan di KM 17 hingga 18.

Namun, saat dalam perjalanan, rombongan Kapolda Papua Tengah, Brigjen Alfred Papare, bersama beberapa pejabat utama Polda, termasuk Dirintel, Dirkrimum, dan Dansatbrimob, serta pihak TNI Dandim Nabire, diserang oleh KKB.

"Ketika dalam perjalanan, kami diserang. Dalam rombongan kami terdapat Kapolres Nabire, bapak Kapolda, dan beberapa pejabat yang telah disebutkan, termasuk Pak Dandim 17 Nabire," terangnya.

"Saat diserang, bagian belakang mobil kami terkena tembakan, yang menyebabkan tambahan luka pada personel Polres Nabire, sekitar empat orang. Salah satunya, Kasat Narkoba, terkena serpihan di bagian kepala," tambahnya.

Selanjutnya, dua orang lainnya mengalami luka akibat serpihan peluru, dan dua orang lainnya mengalami luka tembak dari proyektil yang bersarang di bahu sebelah kiri. Setelah insiden tersebut, tambahan personel Brimob dikerahkan untuk memperkuat keamanan di lokasi

"Untuk situasi terkini, kami telah memperkuat Polsek dengan rekan-rekan Brimob, dan patroli juga dilakukan dari Polsek hingga ke kota untuk mencegah kejadian serupa terulang. Situasi saat ini sudah kondusif dan beberapa kendaraan sudah bisa melintas," tutupnya.

Rekomendasi