Perumahan Sawangan Asri, Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan, Depok kembali dilanda banjir. Air berasal dari luapan Kali Pesanggarahan yang ada di dekat rumah warga.
Meski dilanda banjir, sejumlah warga memilih tetap bertahan di rumah mereka.
Nur Hidayat, pengurus Pramuka Kwartir Cabang Depok Bidang Abdi Masyarakat mengatakan, air mulai menggenangi perumahan sejak Sabtu malam pukul 19.00 WIB. Sebagian warga sudah dievakuasi, namun ada warga lainnya yang tetap bertahan dengan alasan tertentu.
“Evakuasi warga belum semuanya, ternyata (warga) masih banyak yang bertahan,” katanya, Minggu (9/3).
Evakuasi warga dilakukan sejak semalam dengan menggunakan perahu karet. Banjir di perumahan ini mencapai 1,5 meter.
“Ada sekitar 20 kepala keluarga memilih bertahan,” ujarnya.
Air meluap karena tanggul pembatas jebol. Lokasinya tidak jauh dari permukiman. Kondisi itu yang membuat air dari Kali Pesanggrahan masuk ke permukiman.
“Sungai Pesanggrahan itu (turap jebol), pekerjaan rumah juga, tapi kita nggak tahu ya nanti Pemkot itu yang ini (perbaiki),” ungkapnya.
Kawasan ini kerap terendam banjir saat air kali dalam kondisi tinggi dan meluap. Dia mengaku tidak tahu secara pasti terkait ketinggian tanggul Kali Pesanggrahan sehingga air dapat masuk ke dalam perumahan.
Pihaknya hanya berupaya melakukan evakuasi warga untuk ditempatkan ke lokasi yang lebih aman walaupun masih ada yang memilih bertahan di rumahnya. Warga yang bertahan memilih tinggal di lantai dua rumahnya yang tidak tergenang.
“Kalau warga sampai saat ini ada yang masih memilih bertahan. Mungkin apabila tidak hujan, banjir di perumahan ini besok pagi sudah surut,” katanya.
Sementara, Kapolsek Bojongsari, Kompol Fauzan Thohari mengatakan, pihaknya sudah melakukan penyisiran untuk mengevakuasi warga. Saat ini air sudah perlahan surut. Warga semalam sudah dievakuasi ke Mushola Assalam dan rumah warga sekitar.
“Air sudah mulai surut. Terdapat 29 kepala keluarga terdampak, mereka membutuhkan bantuan alas untuk tidur,” katanya.
Dua Mobil Warga Tertimpa Hingga Rusak Parah
Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Depok pada Sabtu (8/3) kemarin, mengakibatkan pohon tumbang di Jalan Mujair Raya, Pancoran Mas, Depok. Dua mobil warga yang sedang parkir tertimpa hingga mengalami rusak parah.
Aji Setya, pemilik mobil mengatakan peristiwa itu terjadi saat hujan siang tadi. Mulanya hujan hanya gerimis dan mendung. Namun tiba-tiba terdengar suara gemuruh.
“Tadi sekitar setengah tiga sudah mendung, gelap, ada gerimis sedikit. Saya lagi di dalam rumah, tiba-tiba ada suara gemuruh. Setelah itu hujan deras, angin kencang, dan pohon langsung tumbang ke mobil saya yang terparkir di depan rumah,” katanya, Sabtu (8/3).
Nahas, mobilnya yang sedang terpakir langsung tertimpa batang pohon. Salah satu mobilnya bahkan mengalami kerusakan parah akibat tertimpa batang tepat bagian atas.
Warga langsung melaporkan peristiwa itu ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok. Tidak lama kemuduan petugas datang dan mengevakuasi pohon tumbang.
“Tadi Damkar (DKPP) sudah merespons, kami juga sudah melaporkan ke 112,” tukasnya.
Warga juga langsung melapor ke pihak PLN, karena pohon tumbang ini berpotensi mengenai kabel listrik di sekitar lokasi. Peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerusakan pada kendaraan cukup signifikan. Selain pohon tumbang, beberapa ruas jalan di Kota Depok juga tergenang.
“Listrik belum dimatikan, kami juga khawatir ya karena ada kabel-kabel ini, tapi sudah lapor,” ungkapnya.
Terpisah, Kabid Penganggulangan Bencana DPKP Kota Depok, Denny Romulo mengatakan pohon tumbang sudah dievakuasi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Dari keterangan korban sempat mendengar suara keras yang berasal dari arah mobilnya.
“Ternyata terdapat pohon tumbang mengenai atap mobil. Anggota sudah kami arahakan untuk memangkas pohon yang tumbang mengenai mobil,” katanya.
Kerugian yang diderita berupa kerusakan mobil. DPKP Kota Depok akan bergerak cepat untuk merespon permintaan warga akibat dampak hujan. Meskipun begitu, pada penanganan banjir maupun pohon tumbang, DPKP Kota Depok akan berkoordiansi dengan DPUPR dan DLHK Kota Depok.
“Kita tetap berkoordinasi antar dinas, untuk memudahkan dalam penanganan kebencanaan,” pungkasnya.
Advertisement
Mobil Tertimpa Pohon Tumbang
Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Depok pada Sabtu (8/3) kemarin, mengakibatkan pohon tumbang di Jalan Mujair Raya, Pancoran Mas, Depok. Dua mobil warga yang sedang parkir tertimpa hingga mengalami rusak parah.
Aji Setya, pemilik mobil mengatakan peristiwa itu terjadi saat hujan siang tadi. Mulanya hujan hanya gerimis dan mendung. Namun tiba-tiba terdengar suara gemuruh.
“Tadi sekitar setengah tiga sudah mendung, gelap, ada gerimis sedikit. Saya lagi di dalam rumah, tiba-tiba ada suara gemuruh. Setelah itu hujan deras, angin kencang, dan pohon langsung tumbang ke mobil saya yang terparkir di depan rumah,” katanya, Sabtu (8/3).
Nahas, mobilnya yang sedang terpakir langsung tertimpa batang pohon. Salah satu mobilnya bahkan mengalami kerusakan parah akibat tertimpa batang tepat bagian atas.
Warga langsung melaporkan peristiwa itu ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok. Tidak lama kemuduan petugas datang dan mengevakuasi pohon tumbang.
“Tadi Damkar (DKPP) sudah merespons, kami juga sudah melaporkan ke 112,” tukasnya.
Warga juga langsung melapor ke pihak PLN, karena pohon tumbang ini berpotensi mengenai kabel listrik di sekitar lokasi. Peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerusakan pada kendaraan cukup signifikan. Selain pohon tumbang, beberapa ruas jalan di Kota Depok juga tergenang.
“Listrik belum dimatikan, kami juga khawatir ya karena ada kabel-kabel ini, tapi sudah lapor,” ungkapnya.
Terpisah, Kabid Penganggulangan Bencana DPKP Kota Depok, Denny Romulo mengatakan pohon tumbang sudah dievakuasi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Dari keterangan korban sempat mendengar suara keras yang berasal dari arah mobilnya.
“Ternyata terdapat pohon tumbang mengenai atap mobil. Anggota sudah kami arahakan untuk memangkas pohon yang tumbang mengenai mobil,” katanya.
Kerugian yang diderita berupa kerusakan mobil. DPKP Kota Depok akan bergerak cepat untuk merespon permintaan warga akibat dampak hujan. Meskipun begitu, pada penanganan banjir maupun pohon tumbang, DPKP Kota Depok akan berkoordiansi dengan DPUPR dan DLHK Kota Depok.
“Kita tetap berkoordinasi antar dinas, untuk memudahkan dalam penanganan kebencanaan,” pungkasnya.