Delapan pasang kumpul kebo terjaring razia di Samarinda, ada yang teler usai nyabu

Selasa, 24 Juli 2018 02:36 Reporter : Saud Rosadi
Delapan pasang kumpul kebo terjaring razia di Samarinda, ada yang teler usai nyabu Ilustrasi Razia Pasangan Mesum. ©2015 Merdeka.com/Angeline Agustine

Merdeka.com - Satuan Sabhara Polresta Samarinda pagi tadi kembali merazia guest house, hotel melati, dan indekos. Delapan pasang bukan suami istri terjaring razia. Sepasang diantaranya dalam keadaan teler. Diduga usai mengisap sabu.

Polisi bergerak pagi tadi, pukul 07.00 WITA. Waktu yang diambil pagi hari untuk meminimalisir kemungkinan penghuni hotel, indekos dan guest house kabur. Sebab, dari razia sebelumnya, para penghuni masih terlelap tidur.

Kawasan yang disasar diantaranya guest house dan hotel di kawasan Jalan Merdeka. Benar saja, saat petugas mengetuk pintu kamar, penghuni kamar dibikin terkejut.

"Ada delapan pasang bukan suami istri, yang terjaring razia cipta kondisi hari ini," kata Wakil Kasat Sabhara Polresta Samarinda AKP Surya Irianto, kepada wartawan, Senin (23/7) sore.

Satu pasang diantaranya, sempat bikin petugas terkejut. Saat memeriksa identitas pasangan muda mudi itu, petugas menemukan alat isap sabu (bong) di dalam kamar.

"Kita duga satu pasangan ini, habis mengonsumsi narkoba, kareka kita temukan bong. Selain itu, kita temukan ciri-ciri orang kalau habis mengonsumsi narkoba," ujar Irianto.

Tidak banyak bicara lagi, delapan pasangan bukan suami istri itu, diangkut ke truk Dalmas, dan dibawa ke Mapolresta Samarinda. "Kepada yang bukan pasangan suami istri, kita pertemukan dengan keluarganya. Kalau soal temuan bong itu, kita koordinasikan ke satuan Reskoba," ungkap Irianto.

Razia polisi, terutama guest house, diapresiasi warga Samarinda. Zulham (46) warga Jalan Ir H Juanda yang juga salah seorang PNS misalnya, ikut dibikin gerah dengan lalu lalang remaja ABG dan muda-mudi, keluar masuk Guest House.

"Seperti habis check in malam, baru pulang pagi. Itu sering saya perhatikan di Guest House. Razia-razia petugas semacam itu, bagus dan harus dirutinkan," kata Zulham. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini