Data kerusakan akibat gempa di Banten

Selasa, 23 Januari 2018 17:47 Reporter : Ya'cob Billiocta
Data kerusakan akibat gempa di Banten Dampak gempa di Banten. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Ratusan bangunan rusak akibat gempa berkekuatan 6,1 SR yang berpusat di Samudera Hindia dengan kedalaman 64 km, berjarak 43 km barat daya Kabupaten Lebak Provinsi Banten, Selasa (23/1) pukul 13.34 WIB. Gempa tidak berpotensi tsunami.

"Guncangan gempa dirasakan di daerah Jakarta, Banten, Lampung, Jawa Barat dan Jawa Tengah. Intensitas gempa dirasakan di Jakarta, Tengerang Selatan, Bogor IV-V MMI; Bandung, Purwakarta II-III MMI, Kebumen II-III MMI, Kebumen II MMI, Lampung II MMI," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho kepada wartawan.

Untuk wilayah Jakarta, Tangerang Selatan dan Bogor merasakan guncangan gempa yang dirasakan IV-V MMI (ringan hingga sedang) selama 10 sampai 15 detik. Hal ini menyebabkan masyarakat berhamburan keluar bangunan dan rumah.


Di Banten, gempa dirasakan sangat kuat selama 10 detik. Masyarakat panik berhamburan keluar rumah. Beberapa rumah dan bangunan mengalami kerusakan.

Di Jabar, gempa dirasakan kuat selama 5-10 detik. Di Jateng, gempa dirasakan lemah hingga sedang selama 5 detik. Di Lampung bagian selatan, gempa dirasakan lemah hingga sedang. Masyarakat beraktivitas normal.

Berdasarkan data sementara, ratusan rumah rusak akibat gempa. Di Kabupaten Cianjur sebanyak enam pelajar luka berat dan dua pelajar luka ringan akibat tertimba genteng yang runtuh di SMK Tenggeung Kecamatan Tanggeung Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Juga terdapat satu rumah rusak berat di Desa Tanggeung dan satu rumah rusak berat di Desa Pagermaneuh.

"Di Kabupaten Sukabumi terdapat 9 rumah rusak ringan, 1 rumah rusak sedang, 1 masjid rusak berat, dan 2 fasilitas umum kesehatan rusak ringan," tutur Sutopo.

Di Kabupaten Bogor terdapat beberapa rumah dan bangunan rusak di Kecamatan Sukajaya, Kecamata Nanggung, Kecamatan Megamendung, Kecamatan Caringin, dan Kecamatan Cijeruk. Sebanyak 7 rumah rusak berat dan 5 rumah rusak ringan. Data akan bertambah karena diperkirakan masih terdapat bangunan yang rusak.

Di Pandeglang terdapat Aula SMA CMBBS Pandeglang roboh dan beberapa rumah mengalami kerusakan, tidak ada korban jiwa. Di Banten terdapat 115 rumah rusak, 1 masjid rusak dan 1 puskesmas rusak.

"BPBD bersama unsur lainnya masih melakukan pendataan dampak kerusakan akibat gempa 6,1 SR. Dampak kerusakan akan bertambah seiring dengan pendataan yang dilakukan," bebernya. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini