Dasco: Dana Tanggap Darurat untuk Sumatra akan Diambil Dari Pos Lain
Dasco Ahmad mengatakan, keputusan itu untuk menghindari birokrasi yang berbelit-belit.
Rapat koordinasi antara Satuan Tugas (Satgas) DPR RI dan Pemerintah memutuskan memperlancar dana tanggap darurat untuk penanganan bencana Sumatra.
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, keputusan itu untuk menghindari birokrasi yang berbelit-belit.
Dasco menyebut anggaran siap pakai di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekitar Rp4,3 triliun, sedangkan kebutuhan dana untuk tanggap darurat melebihi angka tersebut.
"Saya monitor di lapangan Kementerian PU tetap terus membangun tapi saya enggak tahu uangnya dari mana. Nah, nanti kontraktornya kan kasihan itu," kata Dasco di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (18/2/2026).
Diambil dari Pos Lain
Sementara itu, Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pihaknya diminta mengambil anggaran tanggap darurat dari BNPB, berdasarkaan arahan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Dody meminta agar ada anggaran khusus lain.
“Kalau kami harus makan dari dalam (anggaran kementerian) kayaknya agak berat untuk nanti kita bisa melakukan kegiatan-kegiatan di tempat lain," kata Dody.
Dasco lantas menyerahkan dan bertanya kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa agar menambal kebutuhan dana tanggap darurat dari pos lain.
"Sehingga, dana tanggap darurat yang sekarang sedang berjalan akan diambilkan di pos lain, nanti mensesneg yang tanggung jawab. Oke, putus ya," kata Dasco.