Masjid Agung Sultan Alauddin UIN Makassar meluncurkan program Dapur Ramadhan selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Inisiatif mulia ini bertujuan untuk menyediakan ratusan porsi makanan berbuka puasa bagi jamaah dan masyarakat sekitar kampus. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial serta upaya mempererat tali silaturahmi di lingkungan kampus UIN Alauddin.
Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Alauddin Makassar, Kamaluddin Abunawas, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian integral dari usaha pemakmuran masjid. Selain itu, Dapur Ramadhan juga berfokus pada penguatan nilai-nilai spiritual di kalangan sivitas akademika dan masyarakat umum. Kegiatan berbagi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang luas dan berkelanjutan bagi seluruh komunitas.
Mengusung tema "Dapur Ramadhan Masjid Agung Sultan Alauddin Makassar: Berbagi Kebaikan, Menyemai Keberkahan di Bulan Suci Ramadan," program ini menargetkan penyediaan 500 hingga 700 paket makanan setiap hari. Peningkatan jumlah paket ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak penerima manfaat yang membutuhkan hidangan berbuka puasa. Partisipasi aktif dari berbagai pihak sangat diharapkan untuk menjamin kesuksesan dan keberlanjutan program ini.
Advertisement
Advertisement
Kamaluddin Abunawas menekankan bahwa Dapur Ramadhan UIN Makassar adalah upaya konkret dalam pemakmuran masjid. Program ini tidak hanya sekadar menyediakan makanan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan solidaritas. Ini adalah langkah strategis dalam memperkuat spiritualitas serta rasa kekeluargaan di lingkungan kampus.
Inisiatif berbagi ini menjadi sarana efektif untuk mempererat ukhuwah di antara sivitas akademika UIN Alauddin Makassar. Melalui kegiatan Dapur Ramadhan, rasa saling peduli dan kebersamaan dapat tumbuh subur di tengah-tengah kesibukan akademik. Program ini secara jelas mencerminkan semangat gotong royong yang tinggi dan kepedulian terhadap sesama.
Semangat berbagi ini sejalan dengan sabda Rasulullah SAW yang menyatakan bahwa siapa pun yang memberi makan orang yang berpuasa akan memperoleh pahala seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun (HR. Tirmidzi). Nilai spiritual inilah yang menjadi landasan utama gerakan kolektif Dapur Ramadhan, menyatukan kepedulian, kebersamaan, dan keberkahan di bulan suci.
Advertisement
Advertisement
Dapur Ramadhan UIN Makassar memiliki target ambisius untuk menyediakan antara 500 hingga 700 paket makanan setiap hari sepanjang bulan Ramadhan. Angka ini menunjukkan komitmen besar dalam melayani jamaah dan masyarakat sekitar. Peningkatan jumlah paket diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan hidangan berbuka puasa.
Program ini membuka pintu lebar bagi partisipasi aktif dari sivitas akademika dan masyarakat umum. Mereka dapat terlibat sebagai relawan dapur yang membantu menyiapkan makanan, maupun relawan distribusi yang mengantarkan paket. Ada juga kesempatan untuk menjadi relawan kebersihan dan logistik, memastikan kelancaran operasional program.
Dukungan terhadap Dapur Ramadhan tidak terbatas pada kontribusi tenaga. Masyarakat juga dapat menyalurkan bantuan dalam bentuk bahan makanan pokok atau perlengkapan dapur yang dibutuhkan. Selain itu, donasi dana juga sangat dibutuhkan untuk mendukung keberlanjutan program mulia ini, memastikan Dapur Ramadhan dapat terus berjalan hingga akhir bulan suci.
Advertisement
Sumber: AntaraNews